Superstar: Romelu Lukaku, Raja Baru di Milan?

Oleh Aning Jati pada 10 Feb 2020, 20:15 WIB
Diperbarui 10 Feb 2020, 20:15 WIB
Milan Vs Inter

Bola.com, Jakarta - Striker Inter Milan, Romelu Lukaku, sedang jadi perhatian menyusul kemenangan 4-2 atas klub satu kota, AC Milan, dalam Derby Della Madonnina di Stadio Guiseppe Meazza, Senin dini hari WIB (10/2/2020).

Romelu Lukaku memang hanya mencetak satu dari empat gol Inter Milan pada laga ke-23 di Serie A 2019-2020 itu, tepatnya pada menit ke-93. Namun, ia tampak emosional menyambut gol sekaligus kemenangan tersebut.

Mantan striker Manchester United itu melepas jersey hitam biru yang dikenakannya. Jersey itu lantas ditaruhnya di tiang bendera di sudut lapangan, sembari diciumnya jersey itu. 

Selebrasi itu langsung masuk kategori "iconic" yang dipastikan tak mudah dilupakan begitu saja, khususnya bagi kalangan Interisti.

Namun, itu belum cukup. Setelah pertandingan, Lukaku mengunggah cuitan yang juga menjadi kontroversi.

"Ada raja baru di kota", demikian tulis Lukaku dalam Twitter personalnya.

Fans pun menduga itu semacam pesan, mengarah kepada striker sensasional milik AC Milan, Zlatan Ibrahimovic.

Selama ini, kalangan fans sudah paham betul, status "raja" di Milan diklaim menjadi milik striker asal Swedia itu setelah Ibra, sapaan karib sang striker, menahbiskan dirinya sendiri menjadi raja di Milan semasa ia memperkuat Rossoneri pada 2010-2012.

Untuk kali ini, Ibra memang harus mengakui kemenangan Inter Milan. Meski, memborong dua gol AC Milan pada pertandingan ini, ia tetap gagal membendung rival satu kota itu.

AC Milan bermain baik pada babak pertama, dengan unggul 2-0 lewat gol Ibrahimovic menit ke-40 dan 45'. Namun, di babak kedua, penampilan mereka menurun dan dimanfaatkan Inter Milan yang bertekad memangkas poin dengan Juventus.

il Nerazzurri melakukan comeback dengan menyarangkan empat gol di babak kedua, mengakhiri duel bergengsi ini dengan kemenangan.

Raihan tiga poin ini sangat berarti. Tidak hanya di atas angin lantaran mengalahkan rival satu kota, melainkan juga mampu menggusur Juventus dari puncak klasemen sementara.

Kini poin Inter Milan dan Juventus sama, yakni 54. Inter Milan berhak berada di puncak lantaran unggul selisih gol.

Tak heran, skuat Inter Milan girang dengan hasil ini, tak terkecuali Romelu Lukaku.

2 dari 2 halaman

Mentalitas Inter Milan

Romelu Lukaku
Striker Inter Milan, Romelu Lukaku, melakukan selebrasi usai membobol gawang AC Milan pada laga Serie A di Stadion San Siro, Minggu (9/2/2020). Inter Milan menang 4-2 atas AC Milan. (AP/Massimo Paolone)

Lukaku menyebut mental pantang menyerah ala Inter Milan dan keinginan untuk menang menjadi kunci kemenangan atas AC Milan.

"Kami bermain bagus di babak kedua. Sementara mereka bermain baik selama babak pertama karena kami memberi mereka terlalu banyak ruang terbuka. Kami kesulitan," ujar Lukaku setelah pertandingan kepada Sky Sport Italia.

"Namun, kami keluar setelah turun minum. Kami melakukan comeback dan sangat gembira memenangi pertandingan. Saya pikir semua orang telah melihat mentalitas tim ini, kami tidak pernah menyerah dan selalu ingin menang," lanjutnya.

Saya di sini untuk menang dan satu-satunya tujuan saya adalah membantu tim meraih poin. Saya ingin berterima kasih kepada fans, semua rekan satu tim, Mister Conte dan staf pelatih atas dukungan yang mereka berikan kepada saya," ucap pemain asal Belgia itu.

Sejauh ini Romelu Lukaku sudah mencetak 17 gol dalam 23 penampilan sejak gabung Inter Milan pada musim lalu dengan transfer 65 juta paun dari Manchester United.

Sumber: Sportskeeda, Football Italia

Lanjutkan Membaca ↓
Melihat Kembali Momen Persaingan Ronaldo dan Oliver Bierhoff di Serie A Musim 1997/1998