9 Statistik Tak Masuk Akal yang Pernah Tersaji di Sepak Bola

Oleh Faozan Tri Nugroho pada 24 Mar 2020, 21:20 WIB
Diperbarui 24 Mar 2020, 21:20 WIB
Lionel Messi

Bola.com, Jakarta - Hampir semua kegiatan olahraga, terutama sepak bola sedang dihentikan sementara akibat pandemi virus Corona COVID-19. Beberapa kompetisi domestik seperti Ligue 1, Bundesliga, La Liga, Serie A, dan Premier League rata-rata ditunda hingga waktu yang tak ditentukan.

Langkah tersebut diambil sebagai upaya agar penyakit COVID-19 tak makin menyebar. Melansir dari WHO, per Selasa (24/3/2020), sudah ada 334.981 kasus dengan 14.652 di antaranya meninggal dunia akibat COVID-19.

Meski begitu, pencinta sepak bola tak sepenuhnya terputus dengan informasi perihal olahraga favoritnya tersebut.

Informasi perihal si kulit bundar masih menghiasi pemberitaan, di tengah pandemi COVID-19 yang menyerang secara global.

Satu di antaranya yang tersaji ke publik ialah perihal statistik pertandingan.

Bicara perihal statistik suatu pertandingan saja mungkin sudah dianggap biasa. Namun, apa jadinya jika statistik-statistik itu memperlihatkan ketidakwajaran?

Pencinta sepak bola mungkin dibikin tak percaya saat mencermati beberapa statistik sepak bola yang berikut ini.

Dilansir dari Sportbible, Rabu (25/3/2020), tercatat ada sembilan statistik yang dianggap tak masuk akal. 

Apa saja itu? Berikut ini Bola.com merangkumnya, sembilan statistik di luar nalar yang tersaji dari dunia sepak bola.

 

2 dari 2 halaman

Statistik di Luar Nalar yang Tersaji di Sepak Bola

Barcelona Vs Slavia Praha
Kapten Barcelona, Lionel Messi, tersenyum saat gagal mencetak gol ke gawang Slavia Praha pada laga Liga Champions 2019 di Stadion Camp Nou, Selasa (5/11). Kedua tim bermain imbang 0-0. (AP/Joan Monfort)

1. Lionel Messi Cetak 91 Gol

Megabintang Barcelona, Lionel Messi, mencatatkan statistik tak masuk akal bersama Barcelona pada 2012. La Pulga, julukan Messi secara mengejutkan mampu mencetak 91 gol.

Torehan tersebut dicatatkan Messi dalam 69 pertandingan bersama klub dan negara.

2. Didier Drogba Tampil dalam 11 Laga Final

Pemain asal Pantai Gading, Didier Drogba, tampil dalam 11 pertandingan final bersama Chelsea. Dari 11 laga puncak, 10 di antaranya berhasil dimenangi Drogba.

Catatan lain yang digoreskan Drogba ialah mencetak 15 gol ke gawang Arsenal.

3. Roy Hodgson Lebih Tua dari Santiago Barnebeu

Tak banyak yang mengetahui, usia Roy Hodgson lebih tua dari markas Real Madrid, Santiago Barnebeu.

Saat ini, Hodgson sudah berusia 72 tahun dan lebih tua 127 hari ketimbang stadion Santiago Barnebeu.

4. Jose Mourinho Tak Terkalahkan selama 9 Tahun

Pelatih berkebangsaan Portugal, Jose Mourinho, tak pernah merasakan kekalahan di kandang selama sembilan tahun. Catatan tersebut terjadi sejak Maret 2002 hingga April 2011.

Pada medio tersebut, Mourinho total melalui 150 pertandingan di kandang tanpa tersentuh kekalahan.

5. Manchester United Tak Pernah Kalah

Manchester United bakal memenangi pertandingan di Old Trafford setiap kali unggul di babak pertama.

 

Chelsea
Para pemain Chelsea saat merayakan pesta juara Premier League 2016-2017, di Stamford Bridge, Minggu (22/5/2017). (AFP/Ben Stansall).

6. Chelsea Hanya Kebobolan 15 Gol

Saat menjadi kampiun Premier League 2004-2005, Chelsea memiliki pertahanan yang solid dan hanya kebobolan 15 gol. Sementara musim ini, Liverpool sudah kemasukkan 21 gol hanya dalam 29 pertandingan.

7. Usia Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo

Usia Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo terpaut 869 hari. Kini, kedua pemain tersebut kerap menampilkan rivalitas dalam meraih prestasi.

Bukan tidak mungkin, perseteruan keduanya akan berlanjut pada anak-anaknya. Usia putra Lionel Messi, Thiago, juga tak terlampau jauh dengan anak Ronaldo, Cristiano Ronaldo Jr.

8. Manchester United Memainkan Pemain Akademi dalam 4.000 laga

Manchester United menjadi satu-satunya klub yang sering menurunkan pemain akademi di tim utama. Sejak 1937, para pemain akademi tersebut dimainkan dalam lebih dari 4000 pertandingan beruntun.

9. Bonus Aneh Paris Saint-Germain

Paris Saint-Germain memberikan bonus tak masuk akal untuk pemainnya. Menariknya, bonus tersebut diberikan bukan karena meraih kemenangan.

Pemain PSG akan mendapat 375 ribu (Rp6,4 miliar) hanya dengan melakukan tepuk tangan pasca pertandingan. Hal tersebut pernah dilakukan pemain dengan transfer termahal, Neymar.

Lanjutkan Membaca ↓
Perjalanan Lionel Messi Episode 1, Bocah Ajaib yang Memikat Barcelona