Ikuti Lagi Turnamen di Penjara, Ronaldinho Kalah dari Narapidana Kasus Pembunuhan dan Perampokan

Oleh Faozan Tri Nugroho pada 01 Apr 2020, 16:10 WIB
Diperbarui 01 Apr 2020, 16:10 WIB
Ronaldinho

Bola.com, Jakarta - Legenda asal Brasil, Ronaldinho, kembali mengikuti turnamen di penjara Paraguay. Namun, kali ini Ronaldinho tidak bermain futsal, melainkan voli kaki yang satu tim terdiri dari dua orang.

Pada turnamen tersebut Ronaldinho satu tim dengan petugas penjara. Namun, Ronaldinho dan temannya harus tumbang dan gagal menjadi juara.

Seperti dilansir dari The Sun, Rabu (1/4/2020), tim yang mengalahkan Ronaldinho merupakan narapidana yang terjerat kasus pembunuhan dan perampokan. Dua napi tersebut masing-masing sudah menjalani hukuman penjara selama 18 dan 10 tahun.

Pada turnamen futsal beberapa waktu yang lalu, Ronaldinho berhasil menjadi juara setelah tim yang diperkuatnya menang dengan skor mencolok 11-2.

Eks pemain Barcelona itu turut andil dalam 11 gol yang diciptakan timnya.

Legenda sepak bola Brasil berusia 39 tahun itu menyumbang lima gol dan enam assist. Padahal, dalam kesepakatan awal, Ronaldinho boleh mengikuti turnamen tersebut dengan catatan tidak mencetak gol.

Ronaldinho hanya boleh memberi assist kepada rekan satu timnya. Namun, pada akhirnya, eks pemain AC Milan itu juga ikut mencetak gol.

Setelah pertandingan berakhir, tim yang diperkuat Ronaldinho mendapat trofi. Tak hanya piala, timnya juga diberi hadiah berupa babi guling dengan berat 16 kg.

2 dari 2 halaman

Tersandung Kasus Pemalsuan Paspor

Ronaldinho
Mantan pemain timnas Brasil, Ronaldinho dikawal oleh polisi meninggalkan kantor pengadilan di Asuncion, ibu kota Paraguay, Jumat (6/3/2020). Ronaldinho bersama saudara laki-lakinya berurusan dengan pihak berwenang Paraguay karena menggunakan paspor palsu untuk memasuki negara itu. (AP/Jorge Saenz)

Ronaldinho harus mendekam di penjara karena tersandung pemalsuan paspor saat berkunjung ke Paraguay.

Kejadian tersebut bermula saat Ronaldinho bersama adik sekaligus manajer bisnisnya, Roberto Assis, datang menghadiri undangan acara amal di Paraguay.

Kedatangan Ronaldinho dicurigai pihak berwenang karena menggunakan paspor palsu. Ronaldinho langsung ditahan untuk menjalani serangkaian penyelidikan dari pihak berwajib.

Ronaldinho sejatinya sempat mengajukan penangguhan penahanan. Namun, hakim menolak permintaan Ronaldihno tersebut. Alhasil, Ronaldinho dan manajer bisnisnya harus ditahan.

Kini, eks bintang Barcelona itu pun harus menjalani hari-hari bersama narapidana lain.

 Sumber: The Sun

Lanjutkan Membaca ↓