Jadon Sancho Disebut Tak Punya Alasan Kuat untuk Gabung Manchester United

Oleh Wiwig Prayugi pada 17 Mei 2020, 06:30 WIB
Diperbarui 17 Mei 2020, 06:30 WIB
Borussia Dortmund Permak Atletico Madrid

Bola.com, Jakarta - Mantan kiper Borussia Dortmund, Mitch Langerak, mengatakan Jadon Sancho tak punya alasan kuat untuk bergabung dengan Manchester United.

Sancho menjadi bidikan utama Manchester United pada jendela musim panas nanti. Tim Setan Merah menilai pemain muda Timnas Inggris itu akan menambah kekuatan mereka musim depan.

Manchester United bisa memecahkan rekor transfer klub mereka untuk mengontrak Sancho. Selain kendala banderol tinggi yakni mencapai Rp 24 triliun, Manchester United juga harus menghadapi ketidakpastian akibat pandemi virus corona.

Sancho dan rekan setimnya, Erling Haaland, menjadi perhatian serius pada akhir musim ini. Tetapi, Langerak menegaskan, mereka tidak punya alasan kuar untuk meninggalkan klub.

"Sama sekali tidak ada alasan mengapa mereka harus pergi," kata Langerak kepada Stats Perform.

"Tidak ada urgent bagi mereka untuk meninggalkan klub saat situasi di sana sempurna. Haaland bisa bermain dalam 10 pertandingan tanpa gol dan para penggemar akan merayakannya seperti tidak ada hari esok. Mereka tidak akan pernah mendukung atau mengkritiknya."

2 dari 2 halaman

Tradisi Dortmund

Pemain Muda Manchester City yang Di Sia Siakan Guardiola
3. Jadon Sancho – Kepindahan Sancho ke Dortmund akan menjadi penyesalan terbesar Guardiola.Kini pemain 18 tahun tersebut tampil sebagai pemain bintang Borussia Dortmund dengan mencetak 7 gol dan 9 assist dari 24 pertandingan. (AFP/Odd Andersen)

Langerak menambahkan, Sancho dan Haaland akan merasa betah di Dortmund. Ia menyarankan kepada kedua pemain itu agar menikmati karier di Jerman ketimbang masuk klub yang penuh dengan tekanan tinggi seperti Real Madrid dan Manchester United.

"Dia mendapat restu dan dukungan dari seluruh klub dan kota. Ini sudah tertanam dalam tradisi Dortmund untuk memiliki pemain yang baik, muda, dan lapar.

"Ketika waktunya tepat, mungkin mereka akan pergi," katanya.

Sumber: Manchester Evening News

Lanjutkan Membaca ↓