Hwang Hee-chan, Penerus Timo Werner yang Pernah Juara di Stadion Pakansari

Oleh Wiwig Prayugi pada 21 Jul 2020, 10:30 WIB
Diperbarui 21 Jul 2020, 17:49 WIB
Hwang Hee-chan (Timnas Korea Selatan U-23)
Penyerang Timnas Korea Selatan U-23, Hwang Hee-chan, saat tiba di Bandara Incheon dari Jakarta, Senin (3/9/2018). (Bola.com/Dok. KFA)

Bola.com, Jakarta - RB Leipzig tidak perlu waktu lama untuk mencari pengganti Timo Werner. Tim asal Jerman Timur itu berhasil mendatangkan Hwang Hee-chan sebagai amunisi terbaru lini serang mereka.

Sosok Timo Werner memang bisa dikatakan sosok yang krusial bagi Die Roten Bullen. Dalam tiga tahun terakhir, ia konsisten menjadi mesin gol utama RB Leipzig.

Seperti kisah cinta yang tak abadi, perpisahan datang menjemput Werner. Sang striker memutuskan berpisah dengan RB Leipzig untuk mengadu nasib di Inggris bersama Chelsea.

RB Leipzig tidak menyesali kepergian Timo Werner tersebut. Mereka langsung bergerak untuk mendatangkan sosok Hwang Hee-chan ke Red Bull Arena.

Direktur olahraga RB Salzburg saat itu, Ralf Rangnick, menggambarkan rekrutan baru mereka sebagai satu di antara bakat terbesar yang datang dari Korea Selatan.

Rangnick juga mengatakan bahwa Hwang memiliki jenis keterampilan yang dibutuhkan untuk gaya permainan Salzburg yang cepat, agresif, dan menarik, meskipun ia awalnya dititipkan di divisi dua dengan klub feeder mereka FC Liefering.

2 dari 6 halaman

Cicipi Kompetisi Eropa Sejak Muda

Virgil Van Dijk, Hwang Hee-chan
Striker RB Salzburg, Hwang Hee-chan, mendribel melewati pemain Liverpool, Virgil van Dijk, pada laga Liga Champions, di Stadion Anfield, Kamis (3/10/2019) dini hari WIB. (AFP/Paul Ellis)

Tumbuh dan berkembang di Seoul, Hwang adalah pencetak gol produktif di level remaja dengan klub pertamanya Pohang Steelers dan juga bagi negaranya.

Pada Januari 2015, ia menarik perhatian Red Bull Salzburg, dan pada usia 18 tahun, Hwang menandatangani kontrak dengan juara Liga Austria tersebut.

Penyerang dengan tinggi 177cm itu pun segera membuktikan kelasnya bersama 11 gol yang ia cetak dalam 18 pertandingan liga selama satu musim penuh pertamanya dengan Liefering. Debutnya di Salzburg datang pada Desember 2015, sebelum mencetak dua gol pada laga keduanya di bulan Oktober 2016.

Tak butuh waktu lama, Hwang membuktikan bahwa ia juga bisa melakukannya di level Eropa. Pemain yang nantinya akan menggunakan nomor punggung 11 itu bangkit dari kursi cadangan untuk mencetak sepasang gol hanya dalam beberapa menit, dan memberikan timnya kemenangan 2-0 di Nice saat laga UEFA Europa League pada November 2016.

3 dari 6 halaman

12 Gol

Liverpool Vs Salzburg
Gelandang Salzburg, Hwang Hee-Chan, merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Liverpool pada laga Liga Champions di Stadion Anfield, Liverpool, Rabu (2/10). Liverpool menang 4-3 atas Salzburg. (AFP/Paul Ellis)

Hwang berhasil mencatatkan rekor individu terbaiknya dengan sukses mengemas 12 gol pada musim debutnya di Bundesliga Austria. Musim 2017-18 tidak begitu bersahabat dengannya. Seiringan dengan penurunan performa, ia dipinjamkan ke Hamburg SV yang saat itu terdegradasi ke divisi 2 Bundesliga Jerman.

Bersama The Dinosaur, ia hanya tiga kali menjebol gawang lawan dari total 20 pertandingan. Sekembalinya ke Salzburg, Hwang kembali ngegas di bawah arahan pelatih Jesse Marsch dengan membukukan 11 gol dan 13 assist saat membawa timnya meraih gelar juara Bundesliga Austria musim ini.

4 dari 6 halaman

Gaya Bermain

Red Bull Salzburg, Lazio Liga Europa
Duel pemain Lazio, Luiz Felipe (kiri) dan pemain Salzburg, Hee-Chan Hwang pada leg kedua Liga Europa di Red Bull Arena, Austria, (12/4/2018). Salzburg lolos ke semifinal dengan agregat gol 6-5. (AP/Kerstin Joensson)

Dalam hal permainan, Hwang tidak berbeda jauh dengan striker Liverpool yang juga mantan pemain TSG Hoffenheim, Roberto Firmino. Andal sebagai ujung tombak dalam bagian dari duo atau trio di lini depan, transferan pertama musim panas Leipzig tersebut gemar dalam menahan bola dan punya banyak trik untuk mengelabui pemain belakang lawan.

Nyaman dengan kedua kaki, dan didukung kekuatan fisik dalam duel bahu-ke-bahu serta kecepatan untuk mengeksploitasi ruang, ia dapat menyebabkan masalah besar bagi banyak pertahanan di Bundesliga.

Kehadirannya di Jerman secara tak terelakkan akan menciptakan perbandingan dengan rekannya di timnas, Son Heung-min, yang pernah menjadi bintang di Hamburg dan Bayer Leverkusen antara 2010 dan 2015 sebelum pindah ke Tottenham Hotspur.

5 dari 6 halaman

Angkat Trofi di Pakansari

Timnas Korea Selatan U-23
Timnas Korea Selatan U-23 saat prosesi pengalungan medali emas di Asian Games 2018 di Stadion Pakansari, Cibinong, Sabtu (1/9/2018). (Bola.com/Dok. INASGOC)

Hwang Hee-chan merupakan anggota Timnas Korea Selatan U-23 yang meraih medali emas pada Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang.

Pada laga final, Hee-chan mencetak gol kedua Korea ketika bersua Jepang di Stadion Pakansari, Bogor. Medali itu begitu berharga bagi pemain.

Pasalnya, pemerintah Korea mempersingkat dinas militer, dari dua tahun menjadi dua pekan, untuk pemain yang meraih medali emas ajang tersebut.

 

Sumber: Bundesliga

Disadur dari: Bola.net (Serafin Unus Pasi, published 20/7/2020)

6 dari 6 halaman

Video

Lanjutkan Membaca ↓