Selebrasi Juventus di Ruang Ganti: Sarri Kabur Kebelet Merokok, Disiram Air Seember

Oleh Wiwig Prayugi pada 27 Jul 2020, 09:00 WIB
Diperbarui 27 Jul 2020, 09:00 WIB
Juventus vs Lecce
Pelatih Juventus, Maurizio Sarri, saat melawan Lecce pada laga Serie A di Stadion Allianz, Jumat (26/6/2020). Juventus menang 4-0 atas Lecce. (AP/Fabio Ferrari)

Bola.com, Turin - Maurizio Sarri buru-buru ke ruang ganti setelah pertandingan Juventus kontra Sampdoria di Allianz Stadium, Turin, Senin (27/7/2020) dini hari.

Juventus menang 2-0 dan memastikan scudetto ke-36 dan 9 secara beruntun. Menurut laporan Sky Sport Italia, Sarri berlari ke ruang ganti begitu peluit akhir. 

Sarri juga berusaha menghindari kehebohan pemain-pemainnya karena sudah ada air seember untuk menyiramnya.

"Saya meninggalkan lapangan karena berusaha menghindari seember air yang terlempar ke saya,  tetapi saya tidak berhasil melarikan diri," kata Sarri dikutip dari Football Italia.

Sarri tak bisa menghindar dari kehebohan. Di ruang ganti, ia langsung diburu oleh anak buahnya. Pemain pun menyemprotkan krim ke kepalanya.

“Tentu saja punya perasaan khusus. Sangat sulit untuk menang, menjadi semakin rumit untuk terus menang, karena menerima sesuatu begitu saja dalam olahraga adalah salah satu kebohongan terbesar di dunia," tegasnya..

Ini adalah gelar utama kedua Sarri setelah Liga Europa bersama Chelsea. Ia menjadi pelatih tertua yang memenangkan Scudetto, berusia 61 tahun dan enam bulan.

“Ini adalah perjalanan yang menegangkan dan Juventus layak mendapat banyak pujian karena tak pernah puas," tegas Sarri sambil mengisap rokok setelah disodorkan korek api oleh Wojciech Szczesny.

2 dari 4 halaman

Rekor Pelatih Italia

Juventus - Ilustrasi Juara Serie A
Juventus - Ilustrasi Juara Serie A (Bola.com/Adreanus Titus)

Kesuksesan Juventus meraih gelar tahun ini melahirkan rekor baru. Untuk pertama kalinya dalam sejarah Serie A, Scudetto telah dimenangkan oleh pelatih Italia selama 10 musim berturut-turut.

Pelatih asing terakhir yang mengangkat trofi di Italia adalah Jose Mourinho bersama Inter Milan pada musim 2009-2010.

Setelah itu, Massimiliano Allegri di AC Milan pada 2010-11. Antonio Conte membawa Juventus meraih Scudetto pada 2011-2012, 2012-2013 dan 2013-2014.

Allegri kemudian mengambil tempat yang ditinggalkannya, menjadi pelatih pertama yang memenangkan lima gelar Serie A berturut-turut dari 2015 hingga 2019.

Maurizio Sarri adalah orang Italia keempat yang mengantarkan tim juara. Sarri yang dikontrak Juventus pada musim panas lalu berhasil meneruskan tongkat estafet Allegri.

Sarri juga memecahkan rekor sebagai pelatih tertua yang meraih scudetto. Ia kini berusia 61 tahun enam bulan. Sebelumnya, pelatih tertua yang mengantarkan klub scudetto ialah Nils Liedholm (AS Roma) pada 1983 dalam usia 60 tahun tujuh bulan.

3 dari 4 halaman

Kehebohan di Ruang Ganti

Juventus VS Sampdoria
Penyerang Juventus, Cristiano Ronaldo berusaha menyundul bola ke arah gawang Sampdoria dalam laga pekan ke-36 Liga Italia Serie A di Stadion Allianz, Minggu (26/7/2020). Juventus memgunci gelar juara Liga Italia tahun 2020 setelah mengalahkan Sampdoria 2-0. (AP Photo/Antonio Calanni)

Sumber: Football Italia, Twitter

4 dari 4 halaman

Video

Lanjutkan Membaca ↓