Bahas Kiprah Inter Milan, Antonio Conte Sebut Tak Semua yang Disentuhnya Langsung Jadi Emas

Oleh Yus Mei Sawitri pada 29 Jul 2020, 06:40 WIB
Diperbarui 29 Jul 2020, 06:45 WIB
Inter Milan Vs Torino
Pelatih Inter Milan, Antonio Conte. (AP Photo/Luca Bruno)

Bola.com, Milan - Pelatih Inter Milan, Antonio Conte, menyadari kehadiran membuat harapan suporter terhadap Nerazzurri makin tinggi. Namun, dia menegaskan tak semua yang disentuhnya bisa berubah menjadi emas dalam sekejap. 

Komentar tersebut dilontarkan Conte setelah Inter Milan menundukkan Napoli 2-0 pada pekan ke-37 Serie di Giuseppe Meazza, Rabu (29/7/2020) dini hari WIB. Hasil itu membuat La Beneamata tetap bertahan di kedua Serie A. 

Inter Milan tetap unggul satu poin atas Atalanta yang menempati posisi ketiga. Dua jam sebelumnya, Atalanta lebih dulu mendulang kemenangan atas Parma dengan skor 2-1. 

Selain menjaga posisi, Inter Milan memperpanjang catatan clean sheet menjadi tiga pertandingan beruntun. Hasil ini juga menjadi modal bagus bagi Inter Milan menjelang laga pamungkas melawan Atalanta, Minggu (2/8/2020). 

"Inter berhak mendapat kredit atas performa luar biasa ini. Tak mudah menjalani pertandingan ini setelah Atalanta menang atas Parma. Kami jadi merasakan tekanan untuk memenangi laga," kata Conte, seperti dilansir Football Italia

"Ini situasi penting, karena berada di depan kami butuh perasaan tertekan di tim untuk mendorong kami dari belakang. Kami menghadapi pertandingan ini sebagai tim solid. Saya merasa gembira untuk para pemain. 

Inter Milan kini hanya butuh hasil imbang pada laga terakhir kontra Atalanta untuk menyegel posisi runner up di Serie A 2019/2020. 

 

2 dari 3 halaman

Ciptakan Harapan Tinggi

Inter Milan, Lautaro Martinez.
Ekspresi kegembiraan pemain Inter Milan, Lautaro Martinez, pada pertandingan Serie A melawan Napoli, di Giuseppe Meazza, Rabu (29/7/2020) dini hari WIB. (AP Photo/Antonio Calanni)

Conte pernah menyatakan bahwa peringkat kedua tak layak dirayakan. Namun, dia juga menyadari Nerazzurri sudah 10 tahun tak merasakan scudetto. 

"Masalahnya, saya tak bisa menjadi sesorang yang menggambarkan sejarah Inter. Itulah gunanya jurnalis dan pundit untuk melihat apa yang terjadi dan menjelaskan pekerjaaan sudah kami lakukan," tutur Conte. 

"Saya juga menyadari kehadiran saya menciptakan harapan tinggi dan itu bisa memengaruhi cara pandang soal hasil kami. Orang-orang mungkin berpikir ketika saya tiba, apa yang saya sentuh menjafi emas. Itu pernah terjadi, tapi bukan berarti akan selalu terjadi," imbuh Conte. 

Sumber: Football Italia 

 

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini

Lanjutkan Membaca ↓