Reaksi Datar Antonio Conte Setelah Inter Milan Hanya Terpaut 1 Poin dari Juventus

Oleh Wiwig Prayugi pada 02 Agu 2020, 13:00 WIB
Diperbarui 02 Agu 2020, 13:00 WIB
Inter Milan Bungkam Torino 3-1
Pelatih Inter Milan, Antonio Conte menginstruksikan pemainnya saat bertanding melawan Torino pada pertandingan lanjutan Liga Serie A Italia di stadion San Siro di Milan, Italia (13/7/2020). Inter Milan menang telak 3-1 atas Torino. (AP Photo/Luca Bruno)

Bola.com, Milan - Inter Milan berhasil memangkas jarak dengan sang juara Serie A musim ini, Juventus. Kendati demikian, Antonio Conte selaku pelatih Nerazzurri merasa bahwa timnya masih tertinggal sangat jauh dari mereka.

Inter Milan menutup Serie A 2019/20 dengan kemenangan atas Atalanta pada Minggu (2/7/2020) dinihari. Bertandang ke Stadio Atleti Azzurri d'Italia, Romelu Lukaku dkk berhasil meraih kemenangan dengan skor 2-0.

Hasil tersebut membuat Inter Milan sukses menjadi runner-up pada musim ini. Mereka pun hanya tertinggal satu poin saja dari sang pemuncak klasemen, Juventus.

Torehan ini memberikan harapan akan adanya juara baru di pentas Serie A musim depan. Apalagi Inter sempat nangkring lama di puncak klasemen pada musim ini sebelum diambil alih lagi oleh Juventus.

Kendati demikian, Conte selaku pelatih Inter masih merasa pesimistis. Sebab Conte merasa bahwa timnya masih tertinggal jauh dari Juventus saat ini. Namun setidaknya, pada musim ini, Inter Milan telah melakukan tugasnya dengan baik.

"Masih ada jarak dengan Juventus dan jarak itu sangatlah besar. Kami harus cerdas dan tidak melompat dari depresi menuju kegembiraan," ujarnya kepada DAZN usai laga melawan Atalanta.

"Saya merasa bahwa kami telah melakukan tugas kami di Serie A, kami berkembang di Coppa Italia dengan mencapai babak semi-final dan sekarang ingin memberikan kesan di Liga Europa," lanjutnya.

 

2 dari 3 halaman

Tak Hanya soal Teknis

Ashley Young
Ashley Young mencetak gol saat Inter Milan kalahkan Atalanta (AFP)

Di mata Conte, jarak antara Inter Milan dengan Juventus tidak hanya meliputi segi materi pemain dan prestasinya. Tapi juga dari segi infrastruktur yang bisa menunjang pengembangan performa pemain.

"Juventus merayakan gelar Scudetto ke-9 berturut-turut dan sekali lagi membuktikan bahwa mereka lebih kuat, karena mereka bekerja untuk berkembang, sementara yang lainnya hanya mencoba memangkas jarak," tambahnya.

"Bianconeri memiliki infrastruktur di dalam maupun dalam lapangan yang jelas lebih baik dari lainnya, walaupun kami semua mencoba untuk membenahi itu," pungkasnya.

Setelah ini, Conte akan disibukkan oleh persiapan Inter Milan melakoni Liga Europa. Pada hari Kamis (6/8/2020) mendatang, mereka bakalan melawan Getafe di Veltins-Arena, Jerman.

Sumber: DAZN via Football Italia

Disadur dari: Bola.net (Yaumil Azis, published 2/8/2020)

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan berikut ini:

Lanjutkan Membaca ↓
Jersey Klub Eropa Musim 2020-2021, Barcelona dan AC Milan Mengusung Tema Klasik