Superstar: Thiago Alcantara, Gelandang Multikultural Incaran Liverpool dan PSG

Oleh Gregah Nurikhsani pada 02 Agu 2020, 20:00 WIB
Diperbarui 02 Agu 2020, 20:00 WIB
Lionel Messi dan 5 Bintang Jebolan Akademi Barcelona
Thiago Alcantara (48 juta euro) - Thiago sempat merasakan didikan akademi Barcelona pada periode 2005-2008 dan masuk skuat senior pada 2013. Kini gelandang asal Itali ini bermain untuk Bayern Munchen. (AFP/Christof Stache)

Bola.com, Jakarta - Gelandang elegan Bayern Munchen, Thiago Alcantara, merupakan pesepak bola yang unik. Pemain multikultural yang diincar Liverpool dan PSG ini punya darah Italia, Brasil, dan Spanyol.

Chairman Bayern Munchen, Karl-Heinz Rummenigge, memastikan Thiago akan hengkang dari timnya. Rencana Liverpool dan PSG mendapatkan tanda tangan sang gelandang pun berpeluang terealisasi.

Liverpool disebut-sebut sebagai satu di antara peminat sang gelandang pada musim panas tahun ini. Atau lebih tepatnya manajer The Reds, Jurgen Klopp, yang kepincut. Mengingat Klopp kerap melontarkan komentar positif mengenai Thiago.

Kontrak Thiago bersama Bayern Munchen akan berakhir pada 30 Juni 2021. Kabarnya, pemain Timnas Spanyol itu sudah menolak tawaran kontrak baru dari manajemen Die Roten.

Lantas, siapakah sosok Thiago Alcantara? Dan mengapa gelandang incaran PSG dan Liverpool itu dijuluki gelandang multikultur?

2 dari 3 halaman

Lahir di Italia, Kental Darah Brasil, Pilih Bela Timnas Spanyol

Bayern Munchen Tundukan Marseille
Gelandang Bayern Munchen, Thiago Alcantara dan Alphonso Davies berebut bola dengan penyerang Marseille, Florian Thauvin, pada laga persahabatan di Allianz Arena, Sabtu (1/8/2020) dini hari WIB. Bayern Munchen menang 1-0 atas Marseille. (AFP/Christof Stache/various sources)

Thiago Alcantara merupakan anak dari Iomar do Nascimento, atau dikenal dengan nama Mazinho. Ayahnya dulu merupakan anggota skuat Brasil yang memenangi Piala Dunia 1994 di Amerika Serikat.

Fakta menarik lainnya, Thiago lahir di San Pietro Vernocito, Italia. Namun karier pertamanya didapat di Brasil, tepatnya ketika tergabung di akademi Flamengo.

Pada 2005, saat usianya 14 tahun, ia bergabung dengan Barcelona. Hal itu membuatnya bisa membela Timnas Brasil dan Italia.

Namun demikian, kariernya di level internasional dimulai ketika ia memilih membela Timnas Spanyol U-16. "Saya tumbuh besar di Spanyol," katanya saat ditanya mengenai pilihannya membela La Roja.

Sumber: Bundesliga

3 dari 3 halaman

Video

Lanjutkan Membaca ↓
Jersey Klub Eropa Musim 2020-2021, Barcelona dan AC Milan Mengusung Tema Klasik