10 Perkelahian Sesama Rekan Tim Paling Menghebohkan, Masih Ingat Lee Bowyer Vs Kieran Dyer?

Oleh Gregah Nurikhsani pada 12 Okt 2020, 09:00 WIB
Diperbarui 12 Okt 2020, 09:00 WIB
Ilustrasi - Zlatan Ibrahimovic, Son Heung-min, Joey Barton, Nicklas Bendtner, Adebayor, Jens Lehmann, Ribery, Ljungberg
Ilustrasi - Zlatan Ibrahimovic, Son Heung-min, Joey Barton, Nicklas Bendtner, Adebayor, Jens Lehmann, Ribery, Ljungberg (Bola.com/Adreanus Titus)

Bola.com, Jakarta - Berkelahi dengan pemain dari tim lawan sudah jadi pemandangan yang lazim dalam sebuah pertandingan sepak bola yang memiliki intensitas dan rivalitas tinggi. Tapi, apa jadinya kalau ada perkelahian dengan rekan satu tim sendiri?

Drama atau bumbu dalam pertandingan sepak bola bisa berasal dari banyak faktor. Rivalitas dua kelompok suporter, gol-gol menit akhir, kontroversi VAR, sudah biasa ditemukan.

Satu kejadian yang mungkin buat sebagian orang menarik untuk ditonton adalah pertikaian dengan rekan setim sendiri. Komentator pertandingan bisa saja mengatakan, "Hal seperti ini tidak boleh disaksikan dalam pertandingan sepak bola", tapi segelintir penikmat sepak bola justru menikmati bumbu-bumbu semacam ini.

Son Heung-min dan Hugo Lloris pernah terlibat konflik musim lalu. Meski tak ada kontak fisik, keduanya nyaris adu jotos jika saja tidak dilerai oleh rekan setimnya yang lain.

Uniknya, pelatih Tottenham, Jose Mourinho, senang dengan kejadian itu. Ia menyebut keributan adalah awal yang baik.

"Kejadian tadi mungkin salah saya. Seusai kami kalah 1-3 melawan Sheffield United saya menggelar pertemuan tim. Dalam pertemuan tersebut saya melontarkan kritik keras ke pemain. Mungkin saya terlalu menekan pemain. Saya bilang kalian kurang mengoreksi diri satu sama lain," kata Jose Moourinho.

"Sebagai sebuah tim, kalian harus lebih agresif, mengoreksi kesalahan rekan setim. Dan hal itu direspons dengan baik, kejadian Hugo dan Son adalah bagian dari hal yang saya inginkan. Apa yang terjadi sebuah keindahan buat saya."

"Son pemain yang punya kepribadian menyenangkan. Semua mencintai dia, tapi saat ia melakukan kesalahan di lapangan rekan setimnya harus berani mengingatkannya. Saya menginginkan sistem koreksi di tim ini berjalan," timpalnya lagi.

Selain pertikaian antara Son Heung-min dengan Hugo Lloris, berikut ini Bola.com merangkum beberapa perkelahian yang melibatkan pemain dari tim yang sama.

 

2 dari 7 halaman

Ibrahimovic & Onyewu

Aksi Zlatan Ibrahimovic saat Bawa AC Milan Menang di Laga Perdana Liga Italia
Penyerang AC Milan, Zlatan Ibrahimovic, saat menghadapi Bologna pada pertandingan Liga Italia di Stadion San Siro, Selasa (22/9/2020) dini hari WIB. AC Milan menang 2-0 atas Bologna. (AFP/Miguel Medina)

Bukan Zlatan Ibrahimovic namanya kalau tidak pernah bikin kontroversi. Pada satu momen, ia pernah berantem dengan pemain pinjaman AC Milan dari Newcastle United, Oguchi Onyewu.

"Saya menanduknya, lalu kami berantem parah," tulis Ibra dalam buku otobiografinya.

"Kami berdua sama-sama mau melukai. Brutal sekali. Kami berguling ke sana kemari, memukul, ditendang. Gila. Duel hidup mati!"

 

3 dari 7 halaman

Adebayor & Bendtner

Emmanuel Adebayor
Emmanuel Adebayor, striker asal Togo. (AFP/Issouf Sanogo)

Tidak cuma sekali Emmanel Adebayor terlibat perkelahian dengan rekan satu tim. Pertama, eks Tottenham itu berantem dengan Kolo Toure di sesi latihan saat masih berseragam Manchester City.

Sebelumnya, ketika masih bermain untuk Arsenal, Adebayor juga berkelahi dengan Nicklas Bendtner pada 2008. Adebayor sampai membuat hidung Bendtner terluka dan berdarah saat The Gunners dikalahkan Tottenham 1-5 pada semifinal Piala Liga.

 

4 dari 7 halaman

Bowyer & Dyer

Kieron Dyer dan Lee Bowyer
Perkelahian Kieron Dyer dan Lee Bowyer yang membuahkan kartu merah. (Mirror)

Perkelahian ini menjadi satu di antara yang terparah dalam sejarah Liga Inggris. Lee Bowyer dan Kieron Dyer pukul-pukulan, cakar-cakaran, sampai keduanya dikartu merah oleh wasit.

Wajah Dyer babak belur, sementara jersey Bowyer rusak. Menariknya, penyebab perkelahian tersebut hanya karena persoalan sepele.

Menurut Bowyer, insiden tersebut terjadi karena Dyer menolak memberikan bola kepadanya selama pertandingan. Nah loh!

 

5 dari 7 halaman

Robben vs Ribery

Bayern Munchen
Gelandang Bayern Munchen, Franck Ribery dan Arjen Robben, merayakan gol ke gawang Sevilla pada laga leg pertama perempat final Liga Champions, Selasa (3/4/2018). (AFP/JORGE GUERRERO)

Ya, pembaca setia Bola.com tidak salah baca. Franck Ribery dan Arjen Robben, dua winger yang bersahabat baik dan jadi duet maut Bayern Munchen itu pernah terlibat baku hantam.

Itu terjadi pada 2012 silam. Diceritakan, Munchen mendapat tendangan bebas, dan kedua pemain merasa ingin menjadi eksekutor.

Di ruang ganti, Ribery yang masih menyimpan kesal lalu menghampiri Robben dan kabarnya sempat terjadi adu pukul. Rekan setim lalu melerai, dan pertandingan dilanjutkan. Beruntung, Munchen memenangi pertandingan tersebut.

 

6 dari 7 halaman

Ljungberg & Mellberg

Freddie Ljungberg
MOHON - Freddie Ljungberg memohon Arsenal merekrut Arturo Vidal. (Manjunath Kiran / AFP)

Suasana latihan Timnas Swedia pada Piala Dunia 2002 memanas. Dua pemainnya, Olof Mellberg dan Freddie Ljungberg terlibat perkelahian sengit.

Kedua pemain sampai harus dipisahkan oleh rekan setimnya. Untungnya, tak ada luka serius karena sigapnya beberapa pemain melerai Ljungberg dan Mellberg.

Dalam sebuah interview, Ljungberg mengaku kesal karena Mellberg melakukan tekel keras. Sebaliknya, Mellberg menilai Ljungberg lebih dulu melakukan tekel keras.

Sumber: Berbagai sumber

7 dari 7 halaman

Video

Lanjutkan Membaca ↓
Prediksi Liga Inggris: Manchester United Vs Liverpool