Pekan Kelam Bagi Pecinta Sepak Bola di Indonesia: Wafatnya Dua Legenda, Ricky Yacobi dan Diego Maradona

Oleh Hendry Wibowo pada 26 Nov 2020, 11:00 WIB
Diperbarui 26 Nov 2020, 11:00 WIB
Potret Dukungan Rakyat Argentina untuk Diego Maradona yang Terbaring di Rumah Sakit
Bendera bergambar Diego Maradona berkibar di depan Rumah Sakit di La Plata, Argentina, Selasa (3/11/2020). Sejumlah fans Argentina berkumpul di depan rumah sakit untuk memberi dukungan kepada sang legenda. (AP/Natacha Pisarenko)

Bola.com, Jakarta - Sama-sama legenda di negara masing-masing. Kelihaian kedua pemain juga identik. Sangat subur dalam urusan mencetak gol ketika masih aktif sebagai pemain.

Tapi dalam kurun waktu kurang dari satu pekan, dua legenda ini sama-sama meninggal dunia. Sosok pertama adalah salah satu striker terbaik yang pernah dimiliki Indonesia, Ricky Yakobi.

Trofeo Community Selection FC di Lapangan A Kompleks GBK Senayan, Jakarta, Sabtu (21/12/2020), tak pernah disangka bila pertandingan tersebut merupakan partai terakhir bagi Ricky Yacobi.

Striker legenda Timnas Indonesia ini mengembuskan napas terakhir di RS Mintohardjo Jakarta, setelah dia kolaps akibat dugaan serangan jantung usai mencetak gol indah penentu kemenangan klub Ini Medan Bung atas tim Ribak Sude 2-1.

Borgo Pane, mantan manajer tim Persires Rengat, salah satu sosok yang bermain pada pertandingan tersebut. Menurut Borgo Pane, Ricky Yacobi tiba-tiba ambruk usai selebrasi golnya pada menit ke-12.

"Beliau tampak senang banget bisa cetak gol untuk membalas ejekan penonton. Proses golnya sangat indah. Ricky dapat bola, lalu balik badan, dan langsung mengarahkan bola ke gawang," cerita Borgo Pane.

"Ternyata ini pertandingan dan gol terakhir beliau. Semoga beliau khusnul khatimah," tambahnya.

2 dari 3 halaman

Diego Maradona Meninggal Dunia

Potret Dukungan Rakyat Argentina untuk Diego Maradona yang Terbaring di Rumah Sakit
Seorang Fans Diego Maradona berada di depan Rumah Sakit di La Plata, Argentina, Selasa (3/11/2020). Sejumlah fans Argentina berkumpul di depan rumah sakit untuk memberi dukungan kepada sang legenda. (AP/Natacha Pisarenko)

Hanya beberapa hari setelah Ricky Yacobi meninggal dunia diduga akibat serangan jantung, hal sama harus menimpa legenda sepak bola dunia, Diego Maradona.

Diego Maradona, meninggal dunia pada usia 60 tahun. Kabar mengejutkan ini datang hanya dua pekan setelah ia melangsungkan operasi otak.

Berita mengenai meninggalnya Diego Maradona dilaporkan pertama kali oleh pengacaranya, Matias Morla. Dengan cepat, kabar ini menyebar dan menjadi trending topic di sejumlah media sosial.

Banyak pesepak bola dunia memberikan ucapan bela sungkawa via media sosial. Tak terkecuali bintang Juventus, Cristiano Ronaldo. Eks pemain Manchester United dan Real Madrid itu menyebut sosok Diego Maradona tak akan pernah terlupakan.

"Hari ini saya mengucapkan selamat tinggal kepada seorang teman dan dunia mengucapkan selamat tinggal kepada seorang jenius yang abadi. Salah satu yang terbaik," tulis Cristiano Ronaldo.

"Seorang pesepak bola dengan kemampuan bak pesulap yang tak tertandingi. Dia pergi terlalu cepat, tetapi meninggalkan warisan tanpa batas dan kekosongan yang tidak akan pernah terisi. Beristirahatlah dengan damai. Anda tidak akan pernah dilupakan," lanjut CR7.

 

3 dari 3 halaman

Saskikan Video Pilihan Kami:

Lanjutkan Membaca ↓
Gol Tunggal Olivier Giroud Bawa Chelsea Menang atas Atletico Madrid