6 Bintang Sepak Bola yang Pernah Berkostum Barcelona dan PSG, Ada Neymar dan Zlatan Ibrahimovic

Oleh Yus Mei Sawitri pada 16 Feb 2021, 10:15 WIB
Diperbarui 16 Feb 2021, 10:15 WIB
Zlatan Ibrahimovic
Kehebatannya di Inter Milan membuat Zlatan Ibrahimovic langsung diboyong oleh raksasa La Liga Spanyol, Barcelona. Namun kariernya mandek di negeri matador karena tidak cocok dengan strategi dari pelatih La Blaugrana, Pep Guardiola yang membuatnya dilepas ke AC Milan. (AFP/Lluis Gene)

Bola.com, Jakarta - Big match akan tersaji di panggung 16 besar Liga Champions 2020/2021, Rabu (17/2/2021) dini hari WIB. Barcelona akan berjibaku dengan PSG di Camp Nou. 

Bagi kedua tim tersebut, pertemuan pada tengah pekan ini akan menjadi yang ke-12. Di ajang Liga Champions, kedua tim ini sempat bertemu sepuluh kali. Sementara, pada Piala Winners, kedua tim sempat sekali bersua.

Laga tengah pekan ini sebenarnya bisa menjadi menjadi laga reuni bagi Neymar. Sebelum memperkuat PSG, pemain asal Brasil ini sempat menjadi andalan Barcelona. Tapi, Neymar malah dipastikan absen karena cedera sehingga skenario reuni batal terealisasi. 

Neymar bukan satu-satunya pesepak bola yang pernah memperkuat Barcelona dan PSG. Ada sejumlah sosok lain, termasuk pemain berstatus bintang, yang pernah memperkuat kedua tim tersebut.

Selain Neymar, siapa saja para pemain bintang yang sempat memperkuat Barcelona dan PSG? Berikut lima di antaranya.

 

2 dari 7 halaman

1. Ronaldinho

Zlatan Ibrahimovic dan Deretan Mantan Bintang PSG yang Gagal Mempersembahkan Trofi Liga Champions
Ronaldinho – Mantan bintang Barcelona ini pernah bermain untuk PSG periode 2001-2003. Namun sayang legenda Brasil itu belum mampu memberikan trofi Liga Champions bagi klub ibu kota Prancis itu. (AFP/Jacques Demarthon)

Ronaldinho memulai petualangan panjangnya di Eropa dengan bergabung ke PSG pada 2001. Ia pindah dari Gremio dengan mahar sebesar 5 juta euro.

Berbekal skill luar biasa, pemain asal Brasil tersebut tak kesulitan beradaptasi di Eropa dan langsung menunjukkan penampilan luar biasa kala memperkuat PSG. Dua musim berseragam Les Parisiens, Ronaldinho sempat bermain 77 kali dan mencetak 25 gol.

Ciamiknya permainan Ronaldinho mengundang hasrat Barcelona untuk meminangnya. Jadilah pada awal musim 2003/2004, ia hengkang ke Catalan.

Berseragam Barcelona, Ronaldinho kian mempertegas reputasinya sebagai salah satu pemain terbaik di dunia. Sepanjang membela panji Los Blaugrana, Ronaldinho sempat tampil 207 kali dan mencetak 94 gol.

Bersama Barcelona, Ronaldinho sukses meraih dua gelar juara La Liga, dua trofi Supercopa Spanyol, dan satu gelar juara Liga Champions.

 

3 dari 7 halaman

2. Ludovic Giuly

Ludovic Giuly dan Ronaldinho
Ludovic Giuly dan Ronaldinho saat memperkuat Barcelona. (AFP/Cristina Quicler)

Giuly bergabung dengan Barcelona pada 28 Juni 2004. Ia diboyong dari Monaco dengan banderol 7 juta Euro.

Sama seperti Ronaldinho, Giuly sukses menjadi bagian penting dalam perjalanan Barcelona meraih gelar juara La Liga musim 2004/2005. Giuly mampu mempertahankan perannya di klub tersebut pada musim selanjutnya.

Pada musim 2006/2007, Giuly mulai kehilangan tempatnya di tim inti Barcelona. Walhasil, pada akhir musim, ia mengepak koper dan memilih hengkang ke AS Roma.

Semusim bersama Roma, Giuly akhirnya pulang kampung ke Prancis. Ia kemudian bergabung dengan PSG dan bertahan di sana selama tiga musim. Berseragam Les Parisiens, Giuly sempat tampil 125 kali dan mencetak 19 gol.

 

4 dari 7 halaman

3. Maxwell

Peraih trofi terbanyak di Eropa
Maxwell – Pria berusia 37 tahun ini pernah berseragam Ajax Amsterdam, Inter Milan Barcelona dan Paris Saint Germain. Bersama Les Parisiens ada 14 trofi yang dipersembahkan. (AFP/Thomas Samson)

Maxwell bergabung dengan Barcelona pada 15 Juli 2009. Pemain asal Brasil ini diboyong dari Inter Milan dengan banderol sebesar 5 juta Euro.

Bersama Barcelona, Maxwell tak langsung menembus starting line-up. Ia baru mendapat peluang tampil reguler ketika Eric Abidal cedera.

Selama berseragam Los Blaugrana, Maxwell sempat tampil 89 kali dan mencetak dua gol. Ia juga membantu Barcelona meraih dua gelar La Liga, satu gelar Copa del Rey, dua trofi Supercopa Spanyol, satu trofi Liga Champions, satu trofi Piala Super UEFA, dan dua gelar juara Piala Dunia Antarklub.

Pada Januari 2012, Maxwell bergabung dengan PSG. Berseragam klub asal Paris ini, ia menjadi pilihan utama di sektor fullback kiri.

Maxwell sempat membantu PSG meraih empat gelar juara Ligue 1, tiga gelar Coupe de France, empat gelar Coupe de la Ligue, dan tiga gelar Trophee des Champions.

 

5 dari 7 halaman

4. Zlatan Ibrahimovic

Cetak Gol saat Bersama PSG
Pindah ke Paris Saint-Germain, Zlatan Ibrahimovic memberikan kontribusi maksimal dengan mencetak gol saat debutnya melawan Lorient. (AFP/Franck Fife)

Pada awal musim 2009, Zlatan Ibrahimovic bergabung dengan Barcelona. Banderolnya waktu itu disebut berkisar 59 juta Euro plus Samuel Eto'o.

Musim pertama Ibra tampak menjanjikan. Namun, jelang akhir musim, ia tak lagi menjadi pilihan utama bagi Barca. Pada musim 2010/2011, Ibra dipinjamkan ke AC Milan. Rossoneri kemudian mempermanenkan Ibra pada 18 Juni 2011.

Selama berseragam Barcelona, Ibra tampil 46 kali dan mencetak 22 gol. Ibra pun membantu Barcelona meraih satu gelar juara La Liga, dua trofi Supercopa de Espana, satu trofi Piala Super UEFA, dan satu trofi Piala Dunia Antarklub.

Pada awal musim 2012/2013, Ibra melanjutkan petualangannya ke Prancis. Kali ini, PSG lah yang menjadi pilihannya untuk melabuhkan karier. Selama memperkuat PSG, Ibra tampil 180 kali dan mencetak 156 gol.

Berseragam Les Parisien, Ibra berhasil meraih empat gelar juara Ligue 1, dua trofi Coupe de France, tiga trofi Coupe de la Ligue, dan tiga trofi Trophee des Champions.

 

6 dari 7 halaman

5. Mikel Arteta

FOTO: Ekspresi Mikel Arteta Usai Arsenal Kembali Menuai Hasil Buruk di Liga Inggris
Mikel Arteta. (AFP/Peter Powell, Pool)

Mikel Arteta bergabung dengan Barcelona pada usia 15 tahun dan masuk ke Barcelona B. Ia berpisah dengan Xabi Alonso, karibnya sejak kecil, yang bergabung dengan Real Sociedad.

Terlepas dari kemampuannya, Arteta gagal menembus persaingan tim inti Barcelona. Ia pun kemudian bergabung ke PSG dengan status pinjaman.

Bergabung dengan PSG, Arteta tampil ciamik. Semusim setengah di Paris, ia bermain sebanyak 68 kali dan mencetak 14 gol.

Apiknya penampilan Arteta membuat PSG ingin mempermanenkan pemain asal Spanyol tersebut. Namun, kemudian, Arteta justru dilego ke Everton.

Sumber: berbagai sumber

Disadur dari: Bola.net (Penulis Dendy Gandakusumah/Editor Serafin Unus Pasi, published 15/2/2021)

 

 

7 dari 7 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini

Lanjutkan Membaca ↓