Liga Europa: 3 Faktor yang Bisa Bikin Granada Kejutkan Manchester United

Oleh Rizki Hidayat pada 08 Apr 2021, 20:10 WIB
Diperbarui 08 Apr 2021, 20:10 WIB
FOTO: Ambyar, Meski Menang 2-1 Napoli Tersingkir!
Para pemain Granada merayakan gol penyeimbang 1-1 ke gawang Napoli yang dicetak gelandang Angel Montoro dalam laga leg kedua babak 32 Besar Liga Europa 2020/21 di Diego Armando Maradona Stadium, Kamis (25/2/2021). Granada kalah 1-2 dari Napoli. (AFP/Filippo Monteforte)

Bola.com, Granada - Granada akan menjamu Manchester United di Nuevo Los Carmenes Stadium pada laga leg pertama perempat final Liga Europa, Jumat (9/4/2021) dini hari WIB. Meski level jauh di bawah MU, Granada memiliki sejumlah faktor untuk meraih kemenangan.

Klub berjulukan Nazaries tersebut tampil mengejutkan di Liga Europa musim ini. Setelah finis di posisi dua Grup E, Granada berhasil mengalahkan klub-klub besar untuk lolos ke perempat final.

Pada 32 besar Liga Europa, Granada berhasil mendepak Napoli dengan agregat 3-2. Sementara itu pada 16 besar, Granada mampu mengatasi perlawanan Molde dengan agregat 3-2.

Kini, tim asuhan Diego Martinez itu akan bersua Manchester United pada perempat final. Bertindak sebagai tim tuan rumah, Granada bertekad untuk memetik kemenangan, sekaligus menjaga asa lolos ke semifinal Liga Europa.

Pertandingan leg kedua rencananya akan berlangsung di markas Manchester United, Old Trafford pada 16 April mendatang.

Meski tak mudah, Granada diprediksi bakal merepotkan MU. Sejumlah faktor mengiringi langkah Granada untuk menghadapi Manchester United, dan memetik hasil bagus. Berikut ini adalah perinciannya.

 

2 dari 5 halaman

Debut Mentereng

FOTO: Ambyar, Meski Menang 2-1 Napoli Tersingkir!
Para pemain Granada dan ofisial tim merayakan kelolosan mereka ke babak 16 Besar Liga Europa meskipun kalah 1-2 dari Napoli dalam laga leg kedua babak 32 Besar di San Siro Stadium, Kamis (25/2/2021). (LaPresse via AP/Alessandro Garofalo)

Granada berhasil finis di peringkat tujuh klasemen akhir La Liga musim lalu. Hasil tersebut membuat Granada berhak tampil di Liga Europa 2020/2021.

Bagi klub berjulukan Nazaries tersebut, ini adalah untuk pertama kalinya tampil di kompetisi antarklub Eropa. Granada pun mencatatkan performa mentereng pada debutnya di kompetisi Eropa.

Dalam 13 laga yang sudah dijalani di Liga Europa musim ini, Granada berhasil meraih delapan kemenangan, dua hasil imbang, dan menelan tiga kekalahan. Mereka juga berhasil mencetak 21 gol dan hanya kebobolan delapan gol dari 13 pertandingan tersebut.

3 dari 5 halaman

Tak Asing dengan Klub Inggris

FOTO: Jordi Alba Hattrick, Barcelona Menang Dramatis 5-3 atas Granada dan Lolos ke Semifinal Copa del Rey
Striker Granada, Roberto Soldado melakukan selebrasi usai mencetak gol kedua timnya ke gawang Barcelona dalam laga perempatfinal Copa del Rey 2020/21 di Nuevo Los Carmenes Stadium, Rabu (3/2/2021). Granada kalah 3-5 (2-2) dari Barcelona melalui babak extra time. (AFP/Jorge Guerrero)

Granada untuk pertama kalinya bersua Manchester United di seluruh ajang. Selain itu, mereka juga akan menjalani duel perdana melawan klub asal Inggris.

Meski begitu, Granada memiliki sejumlah pilar penting yang tak asing dengan klub Premier League. Striker senior Nazaries, Roberto Soldado, pernah memperkuat Tottenham Hotspur dari 2013 sampai 2015.

Alhasil, Soldado pernah tiga kali bersua Manchester United. Dari tiga laga itu, Roberto Soldado gagal mencetak gol, membawa Spurs meraih satu kemenangan, sekali imbang, dan menelan satu kekalahan.

Selain Roberto Soldado, Granada juga memiliki pemain lain yang pernah menjalani karier di Inggris, yakni Dimitri Foulquier (Watford), Luis Suarez (Watford), dan Kenedy (pemain pinjaman dari Chelsea).

 

4 dari 5 halaman

Klub Terakhir

FOTO: Ambyar, Meski Menang 2-1 Napoli Tersingkir! - Angel Montoro
Gelandang Granada, Angel Montoro (tengah) merayakan gol penyeimbang 1-1 yang dicetaknya ke gawang Napoli dalam laga leg kedua babak 32 Besar Liga Europa 2020/21 di Diego Armando Maradona Stadium, Kamis (25/2/2021). Granada kalah 1-2 dari Napoli. (LaPresse via AP/Alessandro Garofalo)

Granada adalah klub terakhir yang masih bertahan dari lima klub yang untuk pertama kalinya lolos ke fase knock-out Liga Europa musim ini. Sementara itu, Antwerp, Hoffenheim, Leicester City, dan Wolfsberg semuanya tersingkir pada 32 besar.

Andai sukses membungkam Manchester United, Granada berpeluang lolos ke semifinal. Mereka pun bakal memperpanjang catatan impresif tersebut.

Sumber: Manchester United

5 dari 5 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓
Presiden Real Madrid, Florentino Perez Beberkan Alasan Bentuk Liga Super Eropa