6 Pemain Inter Milan dengan Banderol Termahal pada Era Suning Group, Ternyata Tidak Semua Sukses Lho

Oleh Hendry Wibowo pada 04 Mei 2021, 07:45 WIB
Diperbarui 04 Mei 2021, 07:45 WIB
Romelu Lukaku, Milan Skriniar dan Achraf Hakimi
Romelu Lukaku, Milan Skriniar dan Achraf Hakimi. (Bola.com/Dody Iryawan)

Bola.com, Jakarta - Inter Milan akhirnya bisa memutus dominasi Juventus di Seri A. Klub berjuluk Nerazzurri ini baru saja memastikan diri menjadi juara Serie A musim 2020/2021.

Hasil imbang 1-1 yang diraih Atalanta di kandang Sassuolo, Minggu (2/5/2021) membuat Inter Milan tidak mampu dikejar lagi oleh para pesaingnya. Kesuksesan ini mengakhiri penantian Inter akan scudetto selama 11 tahun.

Gelar ini juga menjadi prestasi tersendiri bagi Suning Group sebagai pemilik mayoritas saham Inter Milan. Mereka menjadi pemilik asing pertama yang mampu merengkuh gelar di Serie A.

Suning sendiri mengambil alih mayoritas saham Inter pada 2016. Sejak saat itu korporasi asal China tersebut sudah menggelontorkan dana yang besar untuk membawa Inter kembali berjaya.

Di bawah komando Suning, Inter terlihat sangat aktif di bursa transfer untuk meningkatkan kekuatan skuadnya. Mereka bahkan tidak ragu membeli pemain dengan harga mahal. Berikut ini 6 pembelian termahal Inter Milan pada era Suning Group.

Saksikan Video Pilihan Kami:

2 dari 8 halaman

6. Alessandro Bastoni

Alessandro Bastoni
Inter Milan menegaskan enggan menjual Alessandro Bastoni dengan harga berapapun. (AFP/Miguel Medina)

Alessandro Bastoni diboyong Inter Milan pada 2017 dengan banderol senilai 31 juta euro dari Atalanta. Ketika itu usia Bastoni baru menginjak 18 tahun.

Meski sudah dibeli, Bastoni tak langsung bermain di Inter. Dia sempat dipinjamkan kembali ke Atalanta dan juga Parma.

Bastoni akhirnya mulai bermain di Inter setelah kedatangan Antonio Conte. Kini bek asal Italia itu menjadi salah satu pemain andalan Conte untuk mengawal lini belakang Nerazzurri.

3 dari 8 halaman

5. Milan Skriniar

FOTO: Jinakkan Atalanta, Inter Milan Menjauh dari AC Milan dan Juventus
Bek Inter Milan, Milan Skriniar, melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Atalanta pada laga Liga Italia di Stadion Giuseppe Meazza, Senin (8/3/2021). Inter Milan menang dengan skor 1-0. (AP/Luca Bruno)

Milan Skriniar bergabung dengan Inter Milan di tahun 2017 silam. Pemain asal Slovakia itu ditebus dari Sampdoria dengan mahar 34 juta euro.

Dalam waktu singkat, Skriniar menjadi pemain penting di pertahanan Nerazzurri. Dia punya kemampuan yang bagus serta bisa bermain secara konsisten.

Sampai sejauh ini, Skriniar sudah mencatatkan 165 penampilan bersama Inter. Dia berhasil mencetak tujuh gol dan empat assist dari penampilannya tersebut.

4 dari 8 halaman

4. Radja Nainggolan

Tumbang Kontra Bologna, Posisi Inter Milan Terancam
Aksi radja Nainggolan melewati pemain Bologna pada lanjutan Serie A yang berlangsung di stadion Giuseppe Meazza, Milan, Minggu (3/2). Inter Milan kalah 0-1 kontra Bologna. (AFP/Miguel Medina)

Setelah tampil mengesankan bersama AS Roma, Radja Nainggolan pindah ke Inter Milan pada 2018. Nainggolan datang ke Inter dengan biaya transfer sebesar 38 juta euro.

Namun, masalah cedera menghalangi Nainggolan untuk menunjukkan performa terbaiknya bersama Nerazzurri. Namanya bahkan kian terpinggirkan setelah kedatangan Antonio Conte.

Nainggolan sejauh ini baru mencatatkan 41 penampilan bersama Inter. Dia saat ini tengah menjalani masa peminjaman di Cagliari.

5 dari 8 halaman

3. Joao Mario

Romelu Lukaku dan 5 Pembelian Termahal dalam Sejarah Inter Milan
Joao Mario (40 juta euro) - Pemain asal Portugal ini dibeli Inter Milan dari Sporting CP pada 2017 dengan harga transfer 40 juta euro. (AFP/Giuseppe Cacace)

Inter Milan merekrut Joao Mario dari Sporting CP pada 2016. Dengan harga 40 juta euro, Nerazzurri menaruh harapan besar pada gelandang Portugal tersebut.

Namun, capaian Joao Mario hingga saat ini masih sangat jauh dari kata memuaskan. Pemain berusia 28 tahun itu gagal menembus tim utama Nerazzurri.

Selama bermain bersama Inter, Joao Mario tercatat hanya tampil sebanyak 69 laga dengan torehan 4 gol dan 13 assist. Dia sempat dipinjamkan ke West Ham dan Lokomotif Moscow sebelum kembali ke Sporting CP.

6 dari 8 halaman

2. Achraf Hakimi

Foto Liga Italia: 2 Gol Achraf Hakimi Lengkapi Kemenangan 3-1 Inter Atas Bologna
Gelandang Inter Milan, Achraf Hakimi, melakukan selebrasi usai mencetak gol keduanya dalam laga lanjutan Liga Italia Serie A pekan ke-9 melawan Bologna di San Siro Stadium, Sabtu (5/12/2020). Inter milan mengalahkan Bologna 3-1. (AP/Antonio Calanni)

Achraf Hakim direkrut Inter Milan dari Real Madrid pada musim panas 2020. Nerazzurri ternyata tidak sia-sia mengeluarkan 40 juta euro untuk merekrut Hakimi.

Hakimi langsung menjadi pemain penting di bawah asuhan Antonio Conte. Pemain asal Maroko itu merupakan pilihan utama di posisi bek sayap kanan dalam skema Conte.

Dari 33 laga di Serie A, Hakimi sudah mencetak tujuh gol dan tujuh assist. Catatan tersebut menjadikannya sebagai bek sayap paling produktif di liga.

7 dari 8 halaman

1. Romelu Lukaku

Romelu Lukaku
Romelu Lukaku melepas tembakan jitu saat mencetak gol cepat untuk Inter Milan ke gawang Genoa (AP)

Inter Milan menebus Romelu Lukaku dari Manchester United pada 2019 dengan mahar 74 juta euro. Lukaku mengganti harga mahalnya itu dengan penampilan gemilang.

Pemain Belgia itu sedang dalam performa terbaiknya dan mencetak gol dengan sesuka hati. Ketajamannya mengantarkan Inter meraih gelar Serie A musim ini.

Pemain berusia 27 tahun itu telah mencetak 61 gol dan memberikan 15 assist dari 92 penampilan di semua kompetisi. Lukaku merupakan salah satu pembelian terbaik Inter.

Sumber: transfermarkt

Disadur dari: Bola.net (Aga Deta, Published 03/05/2021)

8 dari 8 halaman

Inter Milan Kunci Titel Scudetto

Lanjutkan Membaca ↓
Jadwal Liga Champions Matchday 3, Atletico Madrid Hadapi Liverpool