8 Komentar Aneh Jose Mourinho Setelah AS Roma Keok 1-6: Pemain Saya Naik Sepeda, Lawannya Motor MotoGP

Oleh Wiwig Prayugi pada 22 Okt 2021, 10:00 WIB
Diperbarui 22 Okt 2021, 10:00 WIB
AS Roma - Jose Mourinho
AS Roma - Jose Mourinho (Bola.com/Adreanus Titus)

Bola.com, Jakarta - AS Roma keok di babak penyisihan Grup Europa Conference League yang digelar pada Jumat (22/10/2021) dini hari WIB. Sang pelatih Jose Mourinho, bicara panjang lebar atas hasil itu.

Di babak penyisihan Grup C, pasukan Jose Mourinho keok dari wakil Norwegia, Bodo/Glimt dengan skor sangat telak, 1-6. Pasukan Jose Mourinho mati kutu bermain di markas Bodo/Glimt, Aspmyra Stadion.

Pada menit ke-8, AS Roma kebobolan oleh Erik Botheim. Patrick Berg membuat skor menjadi 2-0 pada menit ke-28. AS Roma mengejar via Carles Perez pada menit ke-8. Namun, itu menjadi satu-satunya gol Gialorossi.

Setelah itu, AS Roma dibabat habis. Erik Botheim mencetak gol kedua pada menit ke-52. Tiga gol tim tuan rumah lainnya dicetak oleh Ola Solbakken (71', 80') dan Amahl Pallegrino (78').

Dengan hasil ini, AS Roma gagal menambah poin di bertengger di posisi kedua Grup C. Sementara itu, Bodo Glimt dengan tambahan tiga angka menduduki puncak klasemen.

Pada laga lain, nasib Tottenham Hotspur juga keok 0-1 dari wakil Belanda, Vitesse. Gol tunggal Vitesse dicetak oleh Maximilian Wittek pada menit ke-78.

Akibat kekalahan ini, Tottenham Hotspur cuma menduduki peringkat ke-3. Rennes berada di puncak klasemen dengan 7 poin, disusul Vitesse dengan 6 poin.

Seperti biasa, sang pelatih, Jose Mourinho, melontarkan komentar-komentar aneh. Apalagi, ini merupakan rekor kekalahan terbesar sepanjang ia melatih.

2 dari 5 halaman

Cuma 13 Pemain yang Layak

Foto: AS Roma Mati Kutu, Jose Mourinho Telan Kekalahan Terbesar Sepanjang Kariernya
Serigala Ibukota itu secara mengejutkan dibuat hancur lebur dan menyerah dengan skor 1-6. (Mats Torbergsen/NTB Scanpix via AP)

Cuma 13 pemain yang layak

“Saya tidak pernah menyembunyikan fakta bahwa kami adalah tim dengan keterbatasan nyata. Kami memiliki 13 pemain yang mewakili satu tim, yang lain berada di level yang berbeda."

Biar semua tahu

“Setidaknya hal positifnya mulai sekarang adalah tidak ada yang akan bertanya kepada saya mengapa saya selalu menggunakan pemain yang sama.”

 

 

 

3 dari 5 halaman

Oleng

Foto: AS Roma Mati Kutu, Jose Mourinho Telan Kekalahan Terbesar Sepanjang Kariernya
Berkat hasil ini, AS Roma menduduki posisi kedua klasemen Grup C dengan poin 6. (Mats Torbergsen/NTB Scanpix via AP)

Oleng Guys!

“Setelah tertinggal 1-3, kami benar-benar kehilangan akal dan mereka mencetak gol setiap kali mereka mendapatkan bola. Jelas, mereka lebih kuat dan itu salah saya, karena tim pertama mereka lebih baik dari skuad kedua kami."

Serba salah

“Ini adalah tanggung jawab saya. Saya memilih untuk menggunakan para pemain ini. Namun, jika saya bermain di tim utama, seseorang mungkin cedera atau terluka, maka kami akan kebobolan empat atau lima gol melawan Napoli dan keputusan itu juga dianggap salah.

 

4 dari 5 halaman

Berdoa ke Vatikan

Foto: AS Roma Mati Kutu, Jose Mourinho Telan Kekalahan Terbesar Sepanjang Kariernya
Ini merupakan kali pertama sepanjang karier kepelatihannya, tim asuhan Mourinho kebobolan enam gol dalam satu laga. (Mats Torbergsen/NTB Scanpix via AP)

“Ketika empat atau lima minggu lalu saya mengatakan kami harus pergi ke Vatikan untuk berdoa agar tidak ada cedera, saya tahu apa yang saya bicarakan."

“Pemain Bodo yang dikeluarkan hari ini memiliki kualitas lebih dari lini kedua kami. Jelas, saya harus terus bermain dengan orang yang sama di setiap pertandingan dan membawa mereka ke batas kelelahan."

5 dari 5 halaman

MotoGP Vs Sepeda Ontel

Foto: AS Roma Mati Kutu, Jose Mourinho Telan Kekalahan Terbesar Sepanjang Kariernya
AS Roma menelan kekalahan memalukan saat bertandang ke markas Bodo/Glimt pada laga UEFA Conference League. (Mats Torbergsen/NTB Scanpix via AP)

“Tidak, mungkin saya melebih-lebihkan kemampuan pemain saya sendiri. Saya tahu Bodo/Glimt adalah lawan terkuat di grup ini, tapi saya berharap kami akan bermain berbeda."

“Sepertinya Solbakken berada di atas motor MotoGP dan para pemain bertahan kami berada di atas sepeda. Lain kali di Roma, Gianluca Mancini dan Matias Vina akan siap untuknya.”

 

Sumber: Football Italia

Lanjutkan Membaca ↓