UEFA Conference League: Pedih! Fans AS Roma Menolak Giveaway Jersey dari Lorenzo Pellegrini

Oleh Gregah Nurikhsani pada 22 Okt 2021, 21:00 WIB
Diperbarui 22 Okt 2021, 21:00 WIB
Foto: AS Roma Mati Kutu, Jose Mourinho Telan Kekalahan Terbesar Sepanjang Kariernya
Bodo/Glimt memang lebih mendominasi jalannya laga. Klub juara Liga Norwegia musim 2020-2021 ini memiliki penguasaan bola hingga 54 persen. (Mats Torbergsen/NTB Scanpix via AP)

Bola.com, Jakarta - Sejumlah fans AS Roma mengonfrontasi para pemain menyusul kekalahan mengejutkan 1-6 dari tim Norwegia, Bodo/Glimt dalam lanjutan UEFA Conference League. Mereka menolak permintaan maaf, bahkan ogah menerima jersey yang diberikan Lorenzo Pellegrini usai pertandingan.

Mengistirahatkan sejumlah pemain kunci pada laga tersebut, AS Roma tertinggal 1-2 pada babak pertama. Bodo/Glimt lantas menghajar anak asuh Jose Mourinho dengan menambah empat gol lagi hingga laga bubar.

Sekitar 400 pendukung AS Roma yang terbang dari Italia menuju Norwegia tampak kecewa berat. Mereka tidak meninggalkan stadion usai laga berakhir dan menunggu para pemain mendatangi salah satu tribune di stadion tersebut.

Lorenzo Pellegrini mencoba menawarkan kausnya kepada para penggemar tandang sebagai cara untuk meminta maaf. Akan tetapi, niat baik itu diacuhkan.

Mourinho mengatakan kepada Sky Sport Italy, "Saya memutuskan untuk bermain dengan susunan pemain ini, jadi tanggung jawab ada di tangan saya."

"Saya melakukannya dengan niat baik, untuk memberikan kesempatan kepada mereka yang bekerja keras dan merotasi skuad di lapangan sintetis dalam cuaca dingin. Saya memutuskan untuk mengistirahatkan banyak pemain."

 

2 dari 3 halaman

Memuji Lawan

Foto: AS Roma Mati Kutu, Jose Mourinho Telan Kekalahan Terbesar Sepanjang Kariernya
Serigala Ibukota itu secara mengejutkan dibuat hancur lebur dan menyerah dengan skor 1-6. (Mats Torbergsen/NTB Scanpix via AP)

Mourinho kemudian memuji lawan Bodo/Glimt, yang "menunjukkan kualitas lebih" daripada timnya.

"Kami kalah melawan tim yang menunjukkan kualitas lebih pada malam itu. Sesederhana itu," lanjutnya. "Jika saya selalu bisa bermain dengan XI yang sama, maka saya akan melakukannya. Itu berisiko, karena kami memiliki kesenjangan kualitas yang besar antara pemain inti dan pelapis."

"Saya tahu batas skuad ini, itu bukan hal baru bagi saya, tetapi saya masih mengharapkan respons yang lebih baik. Seperti yang saya katakan, itu pilihan saya untuk memainkannya, jadi tanggung jawab saya.

Sumber: SportBible

3 dari 3 halaman

Posisi AS Roma di Serie A 2021/2022

Lanjutkan Membaca ↓