Indomie Kembali Melebarkan Sayap di E-Sports Saat Mensponsori Kejuaraan di Oceania

Oleh Darojatun pada 07 Nov 2018, 13:48 WIB
E-Sports South East Asia Cyber Arena, Mall Taman Anggrek, Jakarta, September 2018.

Bola.com, Jakarta Sungguh menyenangkan mendengar sekali lagi Indofood Sukses Makmur dengan brand Indomie menyokong sebuah event e-sports internasional. Pada September silam, Indomie menjadi salah satu sponsor utama kejuaraan antar universitas di Australia. Awal November ini mereka menjadi salah satu dari dua sponsor utama World Electronic Sports Games (WESG) 2018 untuk tingkat Oceania.

Selain Indomie sebagai official event partner, sponsor utama Mwave juga diumumkan WESG pada 2 November silam menjadi penyedia gaming personal computer resmi untuk kejuaraan tersebut. Komposisi sponsorship ini dinilai ideal karena merupakan gabungan dua brand yang berbeda ranah, dari non-teknologi (dalam hal ini dari Fast Moving Consumer Goods / FMCG) dan dari teknologi.

Bagi Indomie ini adalah kali kedua mereka terjun di dunia e-sports setelah mereka sempat menjadi partner utama Australian Esports League's University Cup di Oktober silam. Sementara itu, Mwave adalah jaringan toko komputer online yang tengah menyasar pasar Australia dengan sebelumnya sudah menjadi penyokong E-Sports League di Australia dan Selandia Baru. 

WESG kini tengah bergulir sejak 4 November silam di kawasan Supanova Adelaide dengan Australian Esports League (AEL) sebagai penyelenggara. AEL yang diluncurkan pada September silam setelah meneken kontrak dengan Alisports kini menggelar WESG Oceania dengan para atlet yang datang dari Australia, Selandia Baru dan beberapa kepulauan dari kawasan Asian Pasifik untuk mengikuti nomor-nomor Dota 2, CS: GO, Hearthstone, dan StarCraft II. 

2 of 2

Menuju Final dengan Hadiah Rp 73,4 M

World E-Sports Oceania 2018 disponsori Mwave dan Indomie
World E-Sports Oceania 2018 disponsori Mwave dan Indomie.

Para atlet yang berkompetisi dalam WESG 2018 Oceania memperebutkan hadiah uang senilai 30 ribu dolar Australia (Rp 308 juta) sekaligus menjadi wakil region ke final WESG tingkat dunia yang digelar pada Maret 2019 dengan hadiah uang sangat menggiurkan senilai total 5 juta dolar AS (Rp 73,4 miliar).

Hingga artikel ini diterbitkan, belum ada penjelasan dari pihak Indofood menyoal rencana mereka menjadi sponsor e-sports di Indonesia pada 2019. Pada sisi lain, kejuaraan South East Asia Cyber Arena (SEACA) yang digelar oleh UniPin (vendor alat pembayaran elektronik) pada September silam di Jakarta sudah terbukti diminati sponsor-sponsor non-brand teknologi seperti jaringan mini market Indomaret dan Wingsfood, lewat brand Mie Sedap.

Menurut Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara, hadirnya lebih banyak brand lokal di kompetisi e-sports Indonesia akan memicu persaingan dan sekaligus meningkatkan level kompetensi para atlet e-sports yang akan mewakili Indonesia di SEA Games 2019 Filipina dan Asian Games 2022 Hangzhou. 

"Hadiah turnamen-turnamen e-sports seperti SEACA yang terus meningkat akan menjadi stimulan lahirnya atlet-atlet e-sports yang andal. Perlu diingat juga bahwa nilai apresiasi untuk raihan medali emas di Asian Games 2018 adalah 1,5 miliar rupiah dan amat mungkin meningkat pada event-event selanjutnya, jadi pada akhirnya berkarier di bidang e-sports cukup menjanjikan," kata Rudiantara kepada Bola.com.

Dalam satu tahun terakhir, kejuaraan e-sports di Indonesia diramaikan hadirnya brand-brand teknologi seperti kartu grafis Nvidia, Gforce dan sejumlah brand komputer semisal Asus, Acer, hingga Sony. Semoga masuknya jenis sponsor baru di cabang e-sports membuat Indonesia berjaya di e-sports SEA Games 2019 dan Asian Games 2022. 

 

Lanjutkan Membaca ↓

Tag Terkait