IeSPA Ungkap Rencana Kualifikasi dan Pelatnas E-Sports untuk SEA Games 2019

Oleh Yus Mei Sawitri pada 04 Des 2018, 21:35 WIB
Ketua asosiasi e-Sports Indonesia (IeSPA), Eddy Lim.

Bola.com, Jakarta - Perwakilan asosiasi e-Sports Indonesia (IeSPA) bertemu dengan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Selasa (4/12/2018), untuk membahas persiapan menghadapi SEA Games 2019. Pembahasan mengerucut tentang rencana kualifikasi dan pelatnas untuk cabang olahraga e-Sports. 

Penyelenggara SEA Games Filipina 2019 sudah mengumumkan bahwa e-Sports resmi bakal dipertandingkan dan medalinya dihitung di klasemen.  Sejauh ini, baru Mobile Legends: Bang-Bang yang resmi diumumkan sebagai judul games yang dipertandingkan pada SEA Games tersebut. Jenis games lainnya sedang dibahas hingga 15 Desember 2018. 

"Rencananya untuk kualifikasi, kami akan mengadakan series event. Namun, detailnya seperti apa masih perlu dimatangkan lagi karena masih harus menunggu pengumuman jenis-jenis games yang akan dipertandingkan. Sejauh ini yang sudah pasti kan baru Mobile Legends," kata ketua IeSPA, Eddy Lim, saat dihubungi Bola.com.

Eddy mengatakan rencana kualifikasi e-Sports untuk SEA Games belum diputuskan secara mendetail karena teknisnya pasti berbeda-beda, tergantung jenis game. Namun, Eddy memastikan para atlet yang dikirim ke SEA Games 2019 berdasar hasil kualifikasi. 

"Jadi misal ada gamers papan atas tidak bisa langsung lolos. Apalagi jangka waktunya masih panjang hingga satu tahun ke depan. Masih mungkin ada perubahan kekuatan. Gamer yang terbaik saat ini, belum tentu masih jadi yang terbaik pada pertengahan tahun depan," urai Eddy. 

"Lagipula kami bukan hanya pemain terbaik yang dikirim. Kami akan mencari pemain terbaik, kemudian bagaimana caranya membuat mereka meraih medali emas. Mungkin dengan cara mengirim pemain menjalani pelatihan ke luar negeri," imbuh Eddy. 

EeSPA juga berencana menggelar pelatnas menjelang SEA Games 2018, sama seperti cabang-cabang lainnya. Namun, detail rencana pelatnas juga masih menunggu jenis games yang dipertandingkan, serta ketersediaan dana. 

"Pelatnas nanti digelar saat mendekati SEA Games 2019. Bukan hanya skill saja yang harus dipersiapkan, tapi juga mental. Bagaimana nanti membuat atlet berkembang," tegas Eddy.