5 Alasan Saat Ini Momentum Tepat Menjadi Game Streamer Esports

Oleh Nurfahmi Budi pada 03 Mar 2019, 12:26 WIB
The Battle of Youniverse

Bola.com, Jakarta - Perkembangan gim, khususnya yang berkaitan dengan nomor-nomor di cabang esports, berhasil memunculkan beragam varian dunia kerja. Mereka yang aktif bisa menjadi atlet esports, caster, penyedia platform sampai lini kreator konten.

Tak heran jika saat ini banyak pihak melirik industri gim, khususnya di level esports. Faktor booming dan genre anak muda, membuat setiap brand berusaha memainkan peran di lini esports. Walhasil, banyak hal yang bisa dilakukan agar bisa memanfaatkan momentum tersebut.

Satu di antara yang kini menjadi 'rebutan' adalah game streamer. Awalnya, profesi ini melekat kepada atlet profesional atau pecinta gim yang enggan berlaga di dunia nyata. Kini, seiring meroketnya industru esports, membuat semakin bermunculan game streamer.

Momen sekarang menjadi waktu yang tepat jika Sahabat Bola.com ingin mendapatkan pendapatan dari label profesi game streamer. Sudah banyak platform live streaming, seperti Nimo TV misalnya, yang memberu keleluasaan dalam bekreasi kala berstatus streamer.

Selain tingginya angka pendapatan yang dapat diraih dari game streaming, berikut ini berapa faktor yang bisa menjadi alasan bagi penggila gim untuk menjadi game streamer.

 

2 of 6

Semakin populer

Sejak 2010-an, popularitas game streamer mengalami peningkatan pesat. Sebagai gambaran, selain memiliki penghasilan tinggi dari kegiatannya bermain video gim, Jess No Limit juga tercatat memiliki lebih dari 5 juta subscriber di YouTube serta lebih dari 300 ribu subscriber di Nimo TV.

Hal tersebut menunjukkan game streamer bukan lagi sekadar pemuas hobi, tapi juga sudah menjadi profesi baru. Bahkan, game streamer yang sebelumnya dipandang sebelah mata, kini mampu membuat banyak orang tertarik untuk mencoba peruntungannya sebagai game streamer.

 

3 of 6

Ketertarikan pengiklan terhadap esports

Data terbaru Newzoo mengatakan, pendapatan dari industri esports secara globaldiprediksi akan menembus 1,1 miliar dolar AS atau setara Rp15,4 triliun pada 2019. Angka ini meningkat 27 persen dari tahun lalu berkat pendapatan dari iklan, sponsor dan hak siar dalam pertandingan resmi.

Pengiklan seperti Dua Kelinci juga sudah mulai membuka kerja sama sponsorship dengan tim esport Rex Regum Qeon (RRQ) dan EVOS Esports. Kini, kedua tim yang juga menjadi livestreaming partner resmi Nimo TV tersebut, juga disponsori Indofood, produsen mie instan melalui brand Pop Mie.

 

4 of 6

Turnamen dan kompetisi esports

Pertandingan esports semakin menarik perhatian penonton. Sebagai contoh, pagelaranThe International 2018, ajang paripurna dari Dota 2 Pro Circuit (DPC), mampumengumpulkan sekitar 15 juta penonton dalam pertandingan Grand Final.

Hal tersebut semakin mendorong evolusi esports dari kegiatan komunitas terbatas menjadi ajang olahraga massal setara dengan olahraga mainstream lainnya. Pemerintah turut ambil peran dengan menyelenggarakan turnamen esports pertama di Indonesia yaitu Piala Presiden Esports 2019.

 

5 of 6

Perangkat gaming yang semakin terjangkau

Sejak pertengahan dekade 2000-an, perkembangan gadget pintar terutama smartphone bukan hanya menjadi milik warga kelas menengah ke atas. Menjamurnya produk smartphone dari berbagai vendor, diikuti dengan pesatnya perkembangan teknologi smartphone dari tahun ke tahun, membuat gadget pintar kini menjadi konsumsi masyarakat massal.

Seiring dengan berkembangnya teknologi smartphone, banyak juga para pengembang video gim yang menciptakan game terkini untuk smartphone alias mobile gaming. Tercatat dua online mobile game merajai kancah esports ataupun video gim di Indonesia di tahun 2018, yakni Mobile Legends dan PlayerUnknown’s Battlegrounds (PUBG) Mobile.

 

6 of 6

Akses internet stabil yang semakin luas

Penggunaan koneksi jaringan internet broadband yang semakin meluas di Indonesiamembuka peluang bagi game streamer memerluas jangkauan penontonnya. Semakin luas ketersediaan internet stabil di penjuru Indonesia, semakin besar kemungkinannya seorang game streamer mendulang penonton.

Pemerintah telah menyatakan komitmen memerluas akses internet broadband ke penjuru Indonesia demi menyongsong Indonesia sebagai perekonomian digital terbesar di Asia Tenggara tahun 2020.

Sumber: Nimo TV, NewZoo

Lanjutkan Membaca ↓