Utak-atik Bursa Pelatih Tim yang Berpartisipasi pada MPL Indonesia Season 5

Oleh Nurfahmi Budi pada 25 Des 2019, 20:26 WIB
Diperbarui 25 Des 2019, 21:16 WIB
MPL

Bola.com, Jakarta - Mobile Legends : Bang Bang Professional League (MPL) Indonesia Season 5 segera bergulir. Selain bursa transfer pemain, kasak-kusuk terkait siapa pelatih sebuah tim, juga tak kalah panas.

Faktor pelatih menjadi satu di antara penentu keberhasilan sebuah tim Mobile Legends : Bang Bang. Bagi tim, fungsi pelatih tak sekadar menentukan strategi, melainkan juga jembatan komunikas yang berguna bagi kekompakan tim.

Nah, menuju MPL Season 5, beberapa tim sudah menentukan pelatih. Pada sisi lain, ada juga yang punya metode unik, yakni mendapatkan pelatih ketika sudah berada di tengah kompetisi.

Shoutcaster MPL musim lalu, Wibi '8ken' Irbawanto mengungkapkan, pada musim depan, pelatih akan semakin penting. Sosok sang arsitek bukan sekadar menemani tim, tapi juga bisa menaikan level kompetitif sebuah liga atau turnamen, termasuk MPL Indonesia Season 5.

Bagi Wibi, pelatih adalah orang keenam yang bisa memberi pandangan tertentu kepada pemain ataupun terhadap permainan. "Pelatih punya perspektif yang lebih luas, dan terkadang mampu mendapatkan isu-isu lebih tajam," katanya.

Oleh karena itu, pelatih memiliki peran sebagai pemecah masalah, termasuk ketika berada di tengah pertandingan atau kompetisi Mobile Legends.

 

2 dari 3 halaman

Sosok Pelath

Mobile Legend
Timnas e-sport Indonesia saat melawan Filipina pada laga final Mobile Legends SEA Games 2019 di Filoil Flying V Center, Manila, Minggu (8/12). Indonesia kalah 2-3 dari Filipina. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Ade Setiawan, Data Analyst tim Mobile Legends EVOS Esports menyebut sosok pelatih bisa berperan sebagai teman, sehingga bisa berdiskusi secara terbuka. "Seorang pelatih juga harus bisa memahami situasi dalam tim dan mencari solusi jika terjadi sebuah perbedaan pendapat dalam tim. Jadi, diperlukan sebuah ide yang cemerlang atau pemikiran out-of-the-box agar bisa menjadi pelatih yg hebat," jelasnya.

Wibi memberi contoh apa yang terjadi dengan RRQ di MPL Indonesia Season 4 dan Kejuaraan Dunia Mobile Legends : Bang Bang alias M1. Menurutnya, RRQ butuh waktu untuk meningkatkan chemistry antara pelatih dan para pemainnya. “EVOS hanya lebih beruntung menemukan pelatih yang bisa dengan mudah mengintegrasikan diri ke dalam tim," sebutnya.

Meski berisikan para pemain bintang dan juga menggunakan coach yang punya pengalaman, tim yang pernah jadi juara MPL ID S2 ini harus rela berada di posisi runner-up MPL Indonesia Season 4. CEO RRQ, Andrian Pauline mengaku masih akan menggunakan pelatih untuk tim yang akan bertarung di MPL Season 5.

Selain EVOS dan RRQ, beberapa tim lain juga sudah mulai melayangkan sinyal akan menggunakan pelatih. COO Alter Ego (AE), Indra Hadiyanto, memiliki rencana menunjuk pelatih, meski belum bisa mengatakan siapa orangnya.

 

3 dari 3 halaman

Alasan Pengalaman

Genflix
Director Genflix, Greeny Dewanti (tengah) bersama dengan Director Aerowolf Jimmy Lie (kiri) menunjukkan aplikasi Genflix. (Foto: Genflix)

“Kita belajar dari musim lalu, karena pelatih boleh melakukan briefing sebelum pertandingan dimulai, hal tersebut berefek besar dalam segi draft dan taktik," kata Indra. Alter Ego memberi kejutan yang positif, karena berhasil berakhir di peringkat 3 pada babak Regular Season ataupun Playoff.

Genflix Aerowolf menjadi tim yang sudah memastikan akan menggunakan pelatih lama. Head of Pro Team dari Aerowolf, Ershad Riansyah mengatakan timnya akan menggunakan jasa Alfian Gusti Syahrial aka ZoZo sebagai pelatih pada Mobile Legends Professional League Indonesia Season 5.

Kebalikan dari Alter Ego, tim baru yang menusuk ke peringkat atas, Aerowolf merupakan tim lama yang justru tersungkur performanya di musim keempat. Padahal, tim ini bisa dibilang papan atas dan ditakuti lawan-lawannya di musim-musim sebelumnya.

 

Lanjutkan Membaca ↓