Manor Kembali Beri Kelonggaran untuk Rio Haryanto

Oleh Reza KhomainiYus Mei Sawitri pada 16 Nov 2015, 18:20 WIB
Rio Haryanto

Bola.com, Jakarta Harapan pebalap Indonesia, Rio Haryanto, untuk tampil di arena Formula 1 (F1), masih terjaga setelah Manor Marussia kembali memperpanjang deadline penyetoran dana senilai Rp 225 miliar hingga akhir November ini. Kesepakatan itu diambil dalam pertemuan antara manajer Rio, Piers Hunnisett, dengan pihak Manor pekan lalu.

“Piers sudah ketemu dengan pihak Manor. Hasilnya mereka (Manor) bersedia mengundur waktunya (penyetoran dana) sampai akhir November,” ujar Ibunda Rio, Indah Pennywati, melalui pesan pendek kepada bola.com, Senin (16/11/2015).

Indah tidak menjelaskan secara detail hal-hal lain yang disepakati dalam pertemuan tersebut. Fokusnya sekarang adalah kembali berburu sponsor yang bersedia mengucurkan dana untuk putranya. Sayangnya, sampai hari ini belum ada perkembangan positif dalam pencarian dana untuk membiayai pria asal Solo itu tampil di ajang F1.

“Sampai sekarang belum ada kabar baik soal sponsor,” imbuh Indah singkat.

Dihubungi terpisah, Piers juga tidak menjelaskan dengan detail terkait pertemuan dengan pihak Manor.
“Semuanya tergantung dana dari Indonesia. Tapi waktu hampir habis,” ujar Piers melalui pesan pendek kepada bola.com, Minggu (15/11/2015).

Semula, Manor menetapkan deadline penyetoran dana hingga akhir Oktober. Beberapa saat lalu, batas waktu itu kembali diperpanjang selama sepekan karena Rio belum berhasil mendapatkan dana yang dibutuhkan. Namun, hingga tenggat kedua habis, kubu Rio lagi-lagi belum berhasil menyetorkan dana kepada Manor.

Rio baru mengantongi sepertiga dari dana yang dibutuhkan untuk bergabung dengan Manor. Dana tersebut berasal dari Pertamina yang sudah berkomitmen untuk terus mendukung pebalap yang mengidolai Ayrton Senna tersebut.

Di sisi lain, berbagai upaya pencarian sponsor selalu kandas. Pihak Rio sudah mendekati sejumlah sponsor, namun terus menemui jalan buntu. Pemerintah sejauh ini juga belum memberikan solusi riil terkait masalah yang membelit Rio Haryanto.