Sukses


Setia Kawan Jadi Alasan Samsul Arif Tolak Pinangan MU

Bola.com, Malang - Pupus sudah aksi gerilya yang dilakukan Madura United (MU) untuk merekrut Samsul Arif. Padahal, sejak MU diakuisisi pengusaha sekaligus politikus Partai Demokrat asal Sumenep, Achsanul Qosasi, sang pemilik berambisi mendatangkan striker asal Bojonegoro itu.

Faktor loyalitas dan rasa setia kawan Samsul Arif kepada Purwaka Yudi jadi penolakan kepada Manajer MU Haruna Soemitro, yang ditugasi Achsanul Qosasi memburu tanda tangan eks striker timnas itu.

"Mohon maaf, Boss, belum bisa ikut bergabung Madura (United), saya tidak enak sama Purwaka. Dia yang mengajak saya ke Arema, sekarang saya mau ikut Purwaka dulu. Mohon maaf sebesar-besarnya," begitu bunyi pesan singkat Samsul Arif kepada Haruna Soemitro, Manajer MU.

Padahal, ungkap Haruna Soemitro, MU bersedia melunasi sisa gaji Samsul Arif yang tertunggak di Arema. Termasuk klausul transfer bila Samsul terikat kontrak hingga 2017.

"Kami berani mendekati Samsul Arif karena ada info dia mau keluar dari Arema. Bocoran yang kami terima, Samsul memang ingin satu paket dengan Purwaka Yudi. Tapi, kami coba hanya mendekati Samsul karena kami memang butuh striker. Akhirnya dia memilih loyal dengan Purwaka Yudi," kata Haruna Soemitro.

Duet mantan penyerang dan bek Arema Cronus itu diklaim kubu MU akan merapat ke Pusamania Borneo FC karena Haruna Soemitro sering menyebut pesaing berat bagi MU merebut hati Samsul Arif adalah klub asal Samarinda itu.

"Jika kabar yang kami terima benar, Samsul dan Purwaka akan bergabung dengan Borneo FC. Bila itu yang terjadi, kekalahan kami karena Borneo FC mau menerima Samsul dan Purwaka jadi satu paket. Sementara Madura United hanya ingin mengontrak Samsul Arif," ujar Haruna Soemitro.

Klaim itu berbeda dengan informasi yang beredar di kalangan internal Arema Cronus, yang menyebut keduanya bakal berlabuh ke Persib Bandung.

 

Video Populer

Foto Populer