Alasan Pelatih PS TNI Puas Bermain Imbang dengan Mitra Kukar

Oleh Erwin Snaz pada 26 Mar 2016, 22:05 WIB
Diperbarui 26 Mar 2016, 22:05 WIB
PS TNI
Pelatih PS TNI, Edy Syahputra tetap bisa tersenyum walau timnya hanya bermain imbang 1-1 dengan Mitra Kukar, Sabtu (26/3/2016). (Bola.com/Permana Kusumadijaya)

Bola.com, Bandung - Pelatih PS TNI, Edy Syahputra bersyukur anak asuhnya bermain imbang 1-1 melawan Mitra Kukar dalam lanjutan grup A Torabika Bhayangkara Cup 2016 di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Sabtu (26/3/2016). Rasa puas itu karena PS TNI mampu mengejar ketertinggalan dari tim lawan.

Di laga ini, Mitra Kukar unggul lebih dahulu 1-0 berkat gol Septian David Maulana pada menit ke-4. Namun, PS TNI bisa menyamakan kedudukan menjadi 1-1 via gol, Tambun Naibaho pada menit ke-80.

"Pertandingan hari ini memang ada beberapa pemain kami yang tidak diturunkan, salah satunya Manahati Lestusen. Yang main tadi lapis kedua, tapi anak-anak sudah menunjukkan perjuangan yang bagus," ujar Edy usai pertandingan.

Diakui Edy, kemampuan anak asuhnya menyamakan kedudukan karena Mitra Kukar mulai kelelahan di 15 menit akhir babak kedua. "Begitu kami masukkan Aldino (Herdianto), alhamdulillah kami bisa mencetak gol," kata Edy.

Jadwal yang padat menjadi alasan Edy melihat kedua tim yang sama-sama kelelahan karena kurangnya waktu untuk memulihkan kondisi fisik. "Minimal untuk memulihkan kondisi itu butuh waktu dua sampai tiga hari, tapi semua tim memiliki jadwal yang sama kecuali Persib," ucapnya.

Usai turnamen Bhayangkara, Edy mengaku pasukannya akan mulai memasuki persiapan menghadapi Indonesia Soccer Championship A. "Saya dengar juga bahwa 99 persen PS TNI akan berganti nama menjadi Persiram Raja Ampat," kata Edy.

Setelah ini, kata Edy, pasukannya akan diliburkan satu pekan. Selama libur, tim pelatih akan melakukan evaluasi, termasuk mengevaluasi performa beberapa pemain. "Karena di ISC nanti kami membutuhkan pemain yang siap mental," tegasnya.

Jelang tampil di ISC A, PS TNI akan ada perubahan komposisi pemain. "Kami juga tidak akan menggunakan pemain asing. Bagi kami pemain asing kalau sama dengan lokal buat apa. Jangan takut tanpa pemain asing. Kami tetap paksakan pembinaan pemain lokal," kata Edy.