Tanggapan Persija soal Batalnya Novri Setiawan Seleksi Timnas

Oleh Gerry Anugrah Putra pada 16 Agu 2016, 19:00 WIB
Diperbarui 16 Agu 2016, 19:00 WIB
Novri Setiawan

Bola.com, Jakarta - Persija Jakarta akhirnya buka suara terkait dengan batalnya Novri Setiawan mengikuti seleksi gelombang kedua Timnas Indonesia buat keperluan tampil di Piala AFF 2016. Tim Macan Kemayoran memberi kabar ke tim pelatih timnas kalau Novri cedera lutut, sementara sang pemain mengaku dalam kondisi bugar.

Pemain yang memulai karier junior di Persepar Pariaman itu diklaim mengalami cedera pada saat Persija berhadapan dengan Bhayangkara Surabaya United. Kondisinya saat itu membuat Novri harus absen selama sepekan dan mengalami pemulihan dari tim medis klub.

“Cedera Novri memang belum pulih 100 persen. Jadi dokter menyarankan sekurang-kurangnya dua minggu untuk pemulihan Novri. Persija juga memproteksi Novri karena jika dipaksakan malah bisa menjadi masalah,” ujar Presiden Persija, Ferry Paulus kepada Bola.com pada Selasa (16/8/2016).

Ferry juga menjelaskan bahwa Novri kemungkinan terus dipantau oleh Alfred Riedl dan para asistennya. Pria berdarah Manado itu mengaku pihaknya sudah berkomunikasi dengan Riedl terkait kondisi Novri.

“Prinsipnya Alfred Riedl tidak masalah Novri absen. Apalagi di latihan kemarin, Novri sudah mulai bisa mengikuti latihan bersama Persija. Dia akan diikutkan dalam seleksi yang akan digelar periode Oktober. Performanya bersama klub terus dipantau oleh tim pelatih timnas,” terang Ferry.

Sebelumnya, Novri mengungkapkan kalau Persija tidak memberitahukan terlebih dahulu perihal cederanya. Manajemen Persija melalui rekomendasi dokter pada pekan lalu sudah berkirim surat kepada PSSI terkait dengan kondisi pemain kelahiran 11 November 1993 tersebut. Intinya sang pemain melewatkan kesempatan unjuk gigi di hadapan Alfred Riedl pada 16-17 Agustus ini.

Miskomunikasi ini membuat nama Novri tercoret dari seleksi Timnas Indonesia Piala AFF 2016 gelombang kedua. Penyerang PSM Makassar, M. Rachmat Syamsudin, menggantikan posisi Novri Setiawan.