Electric PLN Jakarta Dorong FFI Gelar Kompetisi Futsal U-21

Oleh Gerry Anugrah Putra pada 20 Agu 2016, 10:45 WIB
Diperbarui 20 Agu 2016, 10:45 WIB
Electric PLN Futsal Academy

Bola.com, Jakarta - V8 Electric PLN Futsal Academy berupaya mengembangkan pembinaan pemain usia muda lewat kompetisi. Akademi yang hasil kerja sama V8 Academy dan Electric PLN Jakarta itu ingin Federasi Futsal Indonesia menggulirkan kompetisi Pro Futsal League untuk kelompok usia di bawah 21 tahun.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Pembinaan V8 Electric Futsal Academy, Vennard Hutabarat. Pria yang juga pelatih kepala Electric PLN Jakarta itu ingin mengembangkan pemain muda yang melalui kompetisi profesional.

“Jika TSC punya kompetisi untuk U-21, maka ada baiknya FFI selaku penyelanggara PFL, juga bisa menggulirkan kompetisi U-21. Pemain muda juga butuh jam terbang untuk mengasah kemampuan dan pengalaman bertanding mereka,” ujar Vennard Hutabarat kepada Bola.com.

Pihaknya akan menekan FFI untuk bisa menggulirkan kompetisi usia muda. Menurut Veve, sapaan akrab Vennard, setiap klub pasti punya tim kelompok usia muda. Untuk itu, FFI harus bisa mengakomodasi tim-tim muda untuk bisa mendapatkan kompetisi yang diinginkan.

Akan tetapi, jika hal itu sulit dilakukan, Veve juga sudah mempersiapkan rencana untuk akademinya. Eks gelandang Persija Jakarta itu mencoba menjadikan V8 Electric Futsal Academy sebagai tim kedua dari Electri PLN Jakarta.

“Ya, itu bisa saja kita lakukan. Klub PFL juga ada beberapa yang punya tim kedua yang berisi pemain muda. Mataram FC itu bisa dibilang U-21 nya Vamos Mataram. Arah akademi ini akan menjadi tim kedua Electric,” lanjut Veve.

Akademi yang bermarkas di Tifosi Sport Center, Duren Sawit, Jakara Timur itu pun sudah menyiapkan tim usia muda mulai dari U-14 hingga U-21. Sehingga nantinya Electric PLN tidak kekurangan stok pemain berkualitas lewat jenjang akademi tersebut.

Minimnya kompetisi U-21 futsal memang membuat beberapa klub membuat second string. Vamos Mataram terintegrasi dengan Mataram FC, begitu pula dengan WPK MBU Makassar yang secara tak langsung menjadi klub kedua dari Pinky Boys Makassar.