Ferdinand Sinaga Ciptakan Masalah di Lini Serang Timnas Indonesia

Oleh Ario Yosia pada 05 Des 2016, 16:36 WIB
Diperbarui 05 Des 2016, 16:36 WIB

Bola.com, Jakarta - Ferdinand Sinaga untuk kali pertama dipasang sebagai starter di Piala AFF 2016, saat Timnas Indonesia menjamu Vietnam pada leg pertama semifinal di Stadion Pakansari, Bogor. Kehadirannya menciptakan 'masalah' baru bagi pelatih Tim Merah-Putih, Alfred Riedl.

Sang mentor terjebak dilema, menentukan pemain yang akan jadi duet Boaz Solossa, yang saat ini jadi mesin gol utama Timnas Indonesia dengan torehan tiga gol.

Walau tidak mencetak gol, penampilan Ferdinand Sinaga cukup lumayan. Bermodal kecepatan dan daya jelajah tinggi, ia kerapkali menciptakan kepusingan bagi lini belakang Tim Negeri Paman Ho.

Ferdinand mau berkorban bermain turun ke lini tengah saat Tim Garuda mendapat gempuran dari Vietnam. Kubu lawan sulit melakukan penetrasi ke area pertahanan Indonesia karena jumlah pemain di lini tengah kita padat pemain.

Namun, kehadiran Ferdinand membuat Timnas Indonesia kehilangan figur pemain depan yang jago berduel udara. Bek-bek Vietnam punya kelemahan menghadang umpan-umpan silang dari kedua sektor sayap.

Untuk urusan yang satu ini Lerby Eliandry jagoannya. Striker Pusamania Borneo FC tersebut bahkan sudah mencetak satu gol lewat sundulan saat Timnas Indonesia berjumpa Thailand (2-4) di babak penyisihan Grup A.

Saat bertahan Lerby amat berguna menghalau tendangan penjuru atau bola-bola mati lawan di area sekitar kotak penalti.

Saat pertandingan pertama, Alfred memasukkan Lerby menggantikan Ferdinand saat Timnas Indonesia dalam posisi tertekan kala unggul 2-1.

"Pertandingan semifinal di Hanoi akan terasa berat, kami tidak bisa bermain dengan cara yang sama agar Vietnam tidak dengan mudah membaca permainan," ungkap Alfred Riedl.

Pelatih asal Austria sejatinya tidak benar-benar puas dengan kemenangan 2-1 Timnas Indonesia atas Vietnam. Ia menilai anak-asuhnya masih menyimpan banyak kelemahan.

"Kondisi fisik pemain Vietnam lebih baik. Tenaga pemain terkuras jika terus bermain cepat. Saya dan para asisten akan berfikir untuk menyiapkan antisipasi permainan menyerang Vietnam pada pertandingan selanjutnya," ungkapnya.

Menarik menanti skenario lini depan Timnas Indonesia yang akan disiapkan Alfred Riedl. Pastinya, Tim Merah-Putih akan lebih banyak bertahan, di mana pemain depan harus cekatan dalam skema serangan balik. Mereka juga harus mau turun membantu melapisi pertahanan.