Selepas Membela Timnas Indonesia, Hansamu Yama Digoda MU

Oleh Ario Yosia pada 22 Des 2016, 19:01 WIB
Diperbarui 22 Des 2016, 19:01 WIB
Hansamu Yama
Bek Timnas Indonesia, Hansamu Yama, bersama asisten pelatih, Wolfgang Pikal (kanan), saat akan melakukan ibadah sholat Jum'at di Hotel Grand Fourwings, Bangkok, Jumat (16/12/2016). (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

Bola.com, Jakarta - Bek muda Hansamu Yama tampil memesona di pentas Piala AFF 2016. Tampil di laga semifinal dan final turnamen, sang pemain menyajikan kekokohan di sektor belakang Tim Merah-Putih. Jangan heran usai Piala AFF 2016, ia jadi rebutan sejumlah klub. Madura United (MU) jadi klub yang kabarnya paling getol melakukan pendekatan.

Hansamu Yama di musim 2017 bermain di klub Barito Putera. Kontraknya berakhir pada pengujung Desember ini. Manajer Madura United, Haruna Soemitro, saat final leg kedua Piala AFF 2016 menginap satu hotel bareng dengan Timnas Indonesia.

Haruna, memang isunya disebut tengah melakukan pendekatan dengan sejumlah pilar Tim Garuda. Hansamu disebut-sebut jadi salah satu pemain yang coba didekatinya.

Hansamu dan Haruna sempat beberapa kali kepergok ngobrol bareng di Grand Fourwings Convention Hotel, Bangkok.

Haruna mencoba menepis isu soal dirinya melakukan negosiasi intens dengan bek veteran Timnas Indonesia U-19 yang sukses mempersembahkan gelar Piala AFF U-19 2013 silam. "Enggak mungkin MU merekrut Hansamu. Dia masih terikat dinas dengan kepolisian, repot negosiasinya," ucap Haruna.

Jika mengacu pada pernyataan Haruna, maka Hansamu kemungkinan bakal bermain di klub Bhayangkara FC, yang dimiliki Polri. PSM Makassar baru saja melepas pemain mereka, Maldini Pali dan Muchlis Ning Hadi, ke Bhayangkara FC, karena keduanya berdinas sebagai polisi.

Berkaitan dengan Hansamu Yama. Kubu Barito Putera, berancana meminta izin ke Polri, agar pemain kelahiran Mojokerto, 16 Januari 1995 tersebut, tetap bertahan di Banjarmasin. Hansamu masuk rancangan taktik pelatih baru klub, Jacksen F. Tiago.

Respons Hansamu Yama? "Nanti saja, saya enggak mau berbicara apa-apa dulu," ujarnya.

 

 

Lebih Dekat dengan Sandy Walsh (Part 2), Beragam Alasan untuk Bisa Bela Timnas Indonesia