Pieter Huistra Gantikan Posisi Alfred Riedl di Timnas Indonesia?

Oleh Ario Yosia pada 22 Des 2016, 20:00 WIB
Diperbarui 22 Des 2016, 20:00 WIB

Bola.com, Jakarta - Rumor soal bakal kembalinya Pieter Huistra ke Indonesia nyanter jelang laga semifinal Piala AFF 2016. Arsitek asal Belanda tersebut kabarnya sudah melakukan pembicaraan tertutup dengan PSSI. Ia diproyeksi kembali menjadi Direktur Teknik PSSI, dan amat mungkin menggantikan Alfred Riedl sebagai pelatih Timnas Indonesia.

Pieter Hustra, pada tahun 2014 hingga awal tahun 2015 dikontrak PSSI kepengurusan La Nyalla Mattalitti sebagai Direktur Teknik PSSI. Karena posisi pelatih Timnas Indonesia lowong pasca Piala AFF 2014, ia sempat diminta menjadi caretaker pelatih Tim Merah-Putih untuk mengarungi Kualifikasi Piala Asia 2019.

Ia sempat melakukan pemanggilan sejumlah pemain, sebelum akhirnya batal karena PSSI terkena sanksi FIFA imbas konflik antara Kemenpora dengan federasi.

Kepengurusan baru PSSI di bawah pimpinan Edy Rahmayadi berminat kembali menggunakan jasa pelatih 18 Januari 1967. Ia dianggap sebagai sosok yang pas menghuni posisi direktur teknik, untuk menurunkan kurikulum pembinaan sepak bola berjenjang yang bermuara ke level timnas. 

"Ada beberapa kandidat, salah satunya Pieter Huistra, tapi belum diputuskan. Nanti dalam fokum Kongres Tahunan PSSI di Bandung pada 7 Januari 2016 keputusan final soal siapa-siapa saja yang menjadi pelatih timnas, mulai level U-15, U-17, U-19, U-22, hingga senior diputuskan," terang Fanny Riawan, Debuti Sekjen PSSI saat berbincang-bincang santai di Hotel Aston, Sentul, di sela-sela final Piala AFF 2016.

Seusai putus kontrak dengan PSSI, Huistra sempat menangani klub amatir Jepang, Iwaki FC, yang bermain di kasta kelima kompetisi Negeri Sakura. Kini kabarnya kontraknya sudah berakhir di sana. Melihat track-rekornya yang pernah menjadi asisten manajer Ajax Amsterdam serta Vitesse Arnhem, Huistra memenuhi kualifikasi untuk menghuni pos sebagai Direktur Teknik PSSI.

Soal Pieter bakal rangkap jabatan menjadi direktur teknik dan pelatih Timnas Indonesia amat mungkin terjadi, mengingat pada tahun 2017 tidak ada agenda internasional apa-apa yang dijalani Tim Garuda. Baru pada tahun 2018, Timnas Indonesia berlaga di Piala AFF.

 

 

Wawancara Elkan Baggott