Bagas Adi Nugroho Grogi Main Bareng Pemain Senior Arema

Oleh Iwan Setiawan pada 06 Feb 2017, 18:35 WIB
Arema FC

Bola.com, Malang - Mantan kapten Timnas Indonesia U-19, Bagas Adi Nugroho menjadi satu-satunya pemain muda Arema FC yang tampil penuh dalam laga perdana Grup B Piala Presiden 2017. Ia dipercaya berduet dengan Arthur Cunha saat menang 2-0 atas Bhayangkara FC Minggu (5/2/2017) di Stadion Kanjuruhan.

Berbeda dengan dua pemain muda lainnya, Nasir dan M. Rafli yang masih demam panggung, Bagas tampil cukup tenang. Penampilan Bagas juga mendapatkan apresiasi dari arsitek Tim Singo Edan, Aji Santoso.

"Jujur memang ada sedikit rasa grogi, tetapi bukan karena Aremania atau main pertama di Stadion Kanjuruhan. Saya agak tegang karena main dengan para pemain senior di Arema," kata Bagas.

Bagas memang sudah terbiasa bermain di depan fans dengan fanatisme tinggi. Ketika membela PSS Sleman musim lalu, suporter yang hadir justru lebih besar ketimbang di Stadion Kanjuruhan kemarin.

"Pengalaman main di PSS Sleman jadi keuntungan tersendiri karena saya terbiasa main di depan banyak suporter," tegasnya.

Dalam pertandingan melawan Bhayangkara FC, Arema memang tidak kebobolan. Namun beberapa kali pertahanan mereka bisa ditembus oleh pemain Bhayangkara FC, terutama pada babak pertama.

"Mungkin hal itu terjadi karena masih adaptasi. Setiap pemain termasuk saya dan pemain muda lainnya coba memahami karakter antarpemain," kata bek yang pernah bermain di PBR itu.

Bagas mengakui komunikasinya dengan rekannya di lini belakang, Arthur Cunha berjalan lancar. Apalagi bek asal Brasil itu sudah lancar menggunakan bahasa Indonesia. Ketika Arthur maju untuk berduel saat Arema mendapatkan tendangan sudut atau bola mati, Bagas bisa menutup lubang yang ditinggalkan.

"Saya yakin pada pertandingan selanjutnya Arema bisa lebih baik, termasuk penampilan saya juga," ia menuturkan.

Arema akan menghadapi Persija pada laga kedua Grup 2, 11 Februari 2017. Bagas kemungkinan besar masih jadi pilihan utama karena stok stopper murni yang tersisa hanya ada dia dan Arthur pasca hengkangnya Ryuji Utomo ke Persija Jakarta. Sedangkan pemain lain seperti Oky Dery, Junda Irawan, dan Syaiful Indra Cahya yang pernah dijajal sebagai stopper berposisi asli sebagai bek sayap dan gelandang bertahan.