Bek Sriwijaya FC Ungkap Kelebihan Metode Latihan Luis Milla

Oleh Benediktus Gerendo Pradigdo pada 28 Feb 2017, 20:50 WIB
Diperbarui 28 Feb 2017, 20:50 WIB
Zalnando, Timnas Indonesia U-22
Bek Sriwijaya FC, Zalnando, kembali dipanggil mengikuti seleksi kedua Timnas Indonesia U-22. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

Bola.com, Jakarta - Bek Sriwijaya FC, Zalnando, dua kali mendapatkan panggilan untuk mengikuti seleksi Timnas Indonesia U-22. Pemain berusia 21 tahun itu pun mengaku dirinya begitu menikmati momen berlatih dan menjalani seleksi di bawah asuhan Luis Milla.

Zalnando merupakan salah satu dari 15 pemain yang mengikuti seleksi tahap pertama Timnas Indonesia U-22 dan kemudian kembali dipanggil untuk mengikuti seleksi tahap kedua. Pemain jebolan Sriwijaya FC U-21 itu bahkan tampak begitu bersemangat dan antusias ketika menjalani semua sesi latihan yang diberikan oleh asisten pelatih Timnas Indonesia U-22, Miguel Gandia.

"Saya sangat menikmati latihan bersama Timnas Indonesia U-22 ini, apalagi saya kembali dipanggil mengikuti seleksi setelah sebelumnya dipanggil di seleksi tahap pertama. Saya sangat antusias menjalani seleksi ini," ujar Zalnando dalam keterangan pers bersama Luis Milla di Karawaci, Selasa (28/2/2017).

Zalnando pun mengakui permainan cepat yang diterapkan oleh tim pelatih Timnas Indonesia U-22 begitu berbeda dengan biasanya. Dengan dasar latihan yang sama namun intensitas permainan yang begitu tinggi, pemain muda Indonesia itu pun merasa yakin permainan Timnas Indonesia U-22 sangat baik bagi para pemain yang tergabung dalam tim.

"Dasar latihannya sebenarnya sama seperti biasa, hanya saja ini harus lebih cepat dan pemain harus lebih cerdas dalam bermain. Metode ini sangat positif bagi para pemain dan tentu sangat bagus bagi tim. Permainan cepat ini akan sangat bermanfaat untuk perkembangan tim ini," ujarnya.

Selain Zalnando yang dipanggil dua tahap seleksi Timnas Indonesia U-22, ada 14 pemain lain yang juga mendapatkan panggilan lagi dari Luis Milla.

Ke-14 pemain itu antara lain Kurniawan Kartika Ajie dari Persiba Balikpapan, Ricky Fajrin Saputra dan Miftahul Hamdi dari Bali United, Hansamu Yama, Nazar Nurzadin, dan Paulo Sitanggang dari Barito Putera, Putu Gede Juni Antara, Evan Dimas Darmono, dan Muhammad Hargianto dari Bhayangkara FC.

Empat pemain lagi dari klub Jatim, yakni Saddil Ramdani dan Ahmad Nur Hardianto dari Persela Lamongan, Rizky Dwi Feriyanto dari Madura United, dan Arsyad Yusgiantoro dari Persegres Gresik United.