Liga 2: Pro Duta Memburu Kemenangan Perdana

Oleh Aning Jati pada 21 Mei 2017, 08:45 WIB
Diperbarui 21 Mei 2017, 08:45 WIB
Pro Duta
Pro Duta memburu kemenangan pertama di Liga 2 2017. (Bola.com/Dok. Pro Duta)

Bola.com, Jakarta - Partai kandang melawan 757 Kepri Jaya di Stadion Cendrawasih, Cengkareng, Jakarta Barat, Minggu (21/5/2017) menjadi pertandingan penting buat Pro Duta. Pasalnya, kemenangan bisa jadi modal keluar dari posisi juru kunci. Sebaliknya bila kalah, klub berjulukan Kuda Pegasus ini bisa semakin tenggelam.

Hingga empat pertandingan yang telah dijalani Pro Duta di Liga 2 2017, dua partai kandang dan dua laga tandang, mereka baru mengemas poin satu. Hal itu membuat Pro Duta jadi penghuni dasar klasemen Grup 1.

Demi mengentaskan dari posisi juru kunci, manajemen Pro Duta mendatangkan pelatih asing, Eladio Rojas Reyes. Pelatih asal Chile itu sebenarnya sudah bertugas sejak laga tandang kedua melawan Persih Tembilahan, namun sejauh ini tangan dinginnya untuk membawa kemenangan pertama masih terus dinanti.

Laga menjamu 757 Kepri Jaya dianggap jadi momen bagus untuk bangkit. Apalagi sang pelatih mengaku sudah mempelajari dan mencermati pola-pola permainan 757 Kepri Jaya.

"Strategi untuk meraih tiga poin sudah disiapkan. Seluruh pemain sudah siap tempur," ujar Sarluhut Napitupulu, media officer Pro Duta.

Selain persiapan teknik, manajemen Pro Duta juga menginginkan dukungan dari tribune penonton. Demi menghadirkan lebih banyak penonton ke stadion, manajemen Kuda Pegasus menjual tiket pertandingan dengan harga sangat terjangkau.

"Seluruh tiket untuk semua tribune dijual dengan harga Rp 20 ribu per lembar. Tiket bisa diperoleh di kompleks stadion sejak jam 12.00 WIB. Sementara kick-off pertandingan pada jam 15.30," kata Dodi Himawan, ketua panpel Pro Duta.

Duel Pro Duta vs 757 Kepri Jaya akan dipimpin wasit Totok Supriyanto (Manado), dibantu Ronald Agusman dari Sumatra Barat dan Asri Eko Wibowo (Lampung) sebagai hakim garis. Adi Kristiawan dari Jawa Timur, sebagai wasit cadangan, dan Jajat Sudrajat sebagai pengawas pertandingan (match commisioner).

 

Lebih Dekat dengan Sandy Walsh (Part 2), Beragam Alasan untuk Bisa Bela Timnas Indonesia