Sukses


Klub Liga 3 Berani Kucurkan Ratusan Juta demi Pencitraan

Bola.com, Malang - Pencinta sepakbola Tanah Air pasti masih asing dengan nama DPFF Malang United. Maklum, tim itu baru berdiri tahun ini dan berpartisipasi di ajang Liga 3.

Nama sebuah keberanian dilakukan manajemen tim itu untuk mengangkat pamor tim. Salah satunya dengan menantang Timnas Indonesia U-19 untuk melakoni uji coba di Stadion Gajayana, Malang, Selasa (20/6/2017). Meski akhirnya jadi bulan-bulanan dengan kalah 0-5, mereka tidak mempermasalahkannya karena bukan hasil akhir yang dikejar.

"Kami ingin mengenalkan nama DPFF Malang United lebih dulu," kata Djoko Purwoko, Presiden Klub DPFF Malang United.

Biaya yang dikeluarkan manajemen tim tidak kecil untuk promosi dengan mengundang Timnas Indonesia U-19. Dikabarkan mereka harus menggelontorkan dana 200 juta rupiah untuk membiayai akomodasi Tim Garuda Muda hingga menggelar pertandingan di Stadion Gajayana.

"Memang tidak kecil dana yang dikeluarkan untuk mengangkat nama tim sekaligus pencitraan. Nantinya akan ada kejutan lagi yang kami lakukan. Tetap dengan konsep uji coba dan mengundang tim besar," lanjut pria yang berstatus sebagai anggota TNI tersebut.

Sebelumnya, DPFF hampir mengambil alih klub Liga 2 Persekam Metro FC untuk dikelola. Namun akhirnya batal karena tidak menemui kesepakatan dengan manajemen lama Metro FC. "Kalau nanti sudah punya nama, kami berencana untuk mengambil alih klub Liga 2," ucap Djoko.

Pernyataan Djoko mengindikasikan keikutsertaan mereka di Liga 3 hanya sebagai bentuk eksistensi saja. Pasalnya untuk naik level ke strata selanjutnya mereka mengambil jalan pintas untuk membeli klub.

Sebab dengan komposisi yang ada saat ini klub ini masih sulit bersaing di Liga 3. Namun jika sudah naik kasta, DPFF bakal mendatangkan sejumlah nama berpengalaman. "Kemarin sempat berencana mengelola klub langsung (Metro FC), tapi sepertinya lebih bagus bikin tim sendiri dulu sebelum nanti beli klub yang akan promosi," imbuhnya.

Saat ini, klub peserta Liga 3 asal Malang itu merekrut mayoritas pemain asli Malang. Sebagian diantaranya adalah jebolan akademi Arema dan Arema U-21. Selain itu, manajemen tim ini juga merekrut pelatih asal Malaysia, Raja Isa sebagai direktur teknik.

Video Populer

Foto Populer