Ratu Tisha Destria Resmi Jadi Sekretaris Jenderal PSSI

Oleh Juprianto Alexander Sianipar pada 07 Jul 2017, 19:10 WIB
Diperbarui 07 Jul 2017, 19:10 WIB
PSSI
Rapat Komite Eksekutif PSSI memutuskan Ratu Tisha Destria sebagai Sekretaris Jenderal yang baru. (Liputan6.com/Helmi Fitriansyah)

Bola.com, Jakarta - Ratu Tisha Destria resmi menjabat sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI . Ia menggantikan posisi Sekjen PSSI sebelumnya, Ade Wellington, yang mundur dari jabatannya pada April 2017.

Tisha ditunjuk sebagai Sekjen PSSI untuk tiga tahun ke depan sesuai keputusan rapat Komite Eksekutif (Exco) PSSI yang berlangsung di Makostrad, Jakarta, Jumat (7/7/2017). Tisha mengalahkan dua kandidat lainnya, yakni Alief Syachviar dan T Alvin Aprianto.

Perempuan yang merupakan alumnus FIFA Master 2013 itu menjadi yang terbaik setelah melewati tes  psikotes, kesehatan, kompetensi teknis atau akademis, dan tes Leaderless Group Discussion (LGD).

"Ketua Umum (Edy Rahmayadi) mengusulkan nama lalu anggota Exco memutuskan. Hal itu menyepakati saudari Tisha sebagai Sekjen PSSI untuk masa kepengurusan tersisa, hingga 2020," kata Iwan Budianto, Kepala Staf Ketua Umum PSSI.

Tisha bukan nama baru di sepak bola Indonesia. Ia pernah menjabat sebagai Direktur Kompetisi dan Operasional PT Gelora Trisula Semesta yang merupakan operator Indonesia Soccer Championship 2016. Sekarang dia juga menjabat sebagai Direktur Kompetisi PT Liga Indonesia Baru.

"Salah satu pertimbangan karena dia dianggap sudah cakap ikut dalam organisasi pengelolaan kompetisi pada musim lalu (ISC). Kemudian beberapa hal masing-masing Exco punya harapan masing-masing," kata Iwan.

Tisha juga sudah memilih meninggalkan jabatannya sebagai Direktur Kompetisi PT LIB. Ia memilih fokus bekerja sebagai Sekjen PSSI. "Salah satu pembahasan yang diminta (dalam rapat Exco) adalah Tisha disuruh memilih dan ia sudah menentukan pilihan meninggalkan jabatannya," tukas Iwan. (Artikel ditulis oleh Cakrayuri Nuralam/diedit Windi Wicaksono/Liputan6.com)

 

 

Lebih Dekat dengan Sandy Walsh (Part 1), Cerita Hidung Berdarah karena Romelu Lukaku