Soal Sindiran untuk Indra Sjafri, Ketua Persipura Minta Maaf

Oleh Benediktus Gerendo Pradigdo pada 09 Nov 2017, 06:30 WIB
Diperbarui 09 Nov 2017, 06:30 WIB
Indra Sjafri
Pelatih Timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri, sempat mendapatkan sindiran keras dari pelatih Persipura Jayapura U-19 terkait tak adanya anak Papua di dalam tim asuhannya. (Liputan6.com/Dok PSSI)

Bola.com, Jayapura - Ketua Umum Persipura Jayapura, Benhur Tomi Mano, menyatakan permintaan maaf kepada pelatih Timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri, atas kabar yang beredar mengenai tantangan yang diutarakan pelatih Persipura Jayapura U-19 kepada Tim Garuda Nusantara. Benhur Tomi Mano ingin masyarakat bersabar menunggu ada anak-anak dari Papua bisa masuk dalam Timnas Indonesia U-19.

Indra Sjafri mendapatkan sindiran keras dari pelatih Persipura U-19, Abdul Manaf, karena tidak ada satu pun pemain di Timnas Indonesia U-19 yang berasal dari Papua. Pelatih Persipura U-19 itu pun dikabarkan juga menantang Timnas Indonesia U-19 untuk bertanding.

Namun, Ketua Umum Persipura, Benhur Tomi Mano, berusaha meredam isu yang beredar. Mantan Wali Kota Jayapura itu menekankan pernyataan tersebut bukan sebuah pernyataan yang keluar dari manajemen klub. Benur juga meminta agar masyarakat Papua bisa lebih tenang dan rendah hati dalam menikmati momen keberhasilan Persipura menjadi juara Liga 1 U-19 2017.

"Saya sempat ditanya soal kami menantang Timnas Indonesia U-19. Perlu saya sampaikan itu bukan pernyataan manajemen. Kami sama sekali tidak pernah berpikir seperti itu. Saya meminta agar semua untuk tetap tenang dan rendah hati. Mari menikmati keberhasilan ini dan menghindari hal-hal yang merusak profesionalitas," ujar Benhur Tomi Mano.

Benhur Tomi Mano mengaku dirinya pun tak kalah kecewa dari Abdul Manaf. Namun, ia menegaskan bahwa memanggil pemain masuk ke dalam tim nasional adalah hak dari pelatih. Benhur pun meminta agar masyarakat Papua bersabar karena ia mendengar staf Timnas U-19 sudah membentuk tim pemantau sejak babak delapan besar Liga 1 U-19.

"Saya pun kecewa tak ada anak Papua di Timnas U-19, tapi itu hak dari pelatih. Ia juga yang akan menerima risiko dan tanggung jawab kalau tim tersebut kalah. Kami pun sudah sempat bertanya mengapa tak ada anak Papua, dan mereka sudah sampaikan bahwa sudah ada tim pemantau sejak babak 8 besar Liga 1 U-19. Jadi mari kita sabar menunggu," ujarnya.

Saat Persipura U-19 menjadi juara Liga 1 U-19 2017, Selasa (7/11/2017), pun Indra Sjafri tak hadir menyaksikan pertandingan lantaran baru tiba dari Korea Selatan mengikuti Kualifikasi Piala Asia U-19 2018. Namun, dalam pertandingan itu justru tampak pelatih Timnas Indonesia U-23 dan senior, Luis Milla, yang menikmati pertandingan dan memantau bakat-bakat muda sepak bola Indonesia.