Persela Gelar Tribute Match buat Choirul Huda

Oleh Zaidan Nazarul pada 09 Nov 2017, 07:30 WIB
Diperbarui 09 Nov 2017, 07:30 WIB
Suporter Persela Beri Penghormatan buat Alm Choirul Huda
Pemain Persela bersama suporter melakukan penghormatan usai laga melawan Bhayangkara FC di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jumat (27/10). Choirul Huda meninggal dunia, Minggu (15/10). (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Bola.com, Lamongan - Sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian kiper legendaris almarhum Choirul Huda pada Persela Lamongan dan sepak bola Indonesia. Persela akan Tribute Match yang mempertemukan Persela melawan Timnas All-Star.

Sesuai jadwal yang telah ditentukan panitia, laga untuk mengenang jasa Choirul Huda ini diselenggarakan di Stadion Gelora Surajaya Lamongan, Rabu malam (15/11/17), dengan bekerja sama dengan Asosiasi Pemain Profesional Indonesia (APPI). Laga ini juga mendapat dukungan dari PSSI serta GO-JEK sebagai sponsor utama. 

Skuat Persela di kompetisi Liga 1 2017 besutan Aji Santoso, nantinya akan berhadapan dengan sejumlah pemain profesional yang tergabung dalam APPI. Mereka bermain  atas nama Timnas All-Star yang diarsiteki Jacksen F Tiago. 

Beberapa pemain Timnas All-Star yang siap tampil di "Tribute Match Choirul Huda" di antaranya Ponaryo Astaman, Andritany Adhyaksa, Evan Dimas dan Bambang Pamungkas dan beberaoa pemain lain. Sementara itu, di tim Persela juga akan diperkuat mantan pemainnya, yakni Fabiano Beltrame dan Adisson Alves.

"Kami bekerja sama dengan APPI dan memperoleh dukungan dari PSSI. Laga ini juga disponsori oleh GO-JEK sebagai partner setia Liga 1 dan Persela," ungkap Manajer Persela, Yunan Achmadi.

Lebih lanjut, Yunan, menegaskan bahwa laga penghormatan ini sebagai tindak lanjut dari aksi sosial atau solodaritas yang telah dilakukan berbagai pihak sebelumnya.

"Pertandingan penghormatan itu sebagai bentuk apresiasi kepada almarhum (Choirul Huda). Loyalitas beliau sudah tidak diragukan lagi. Didedikasikan hanya unutuk Persela selama 18 tahun. Belum ada satu pun pemain yang pernah melakukan itu untuk Persela. Dan yang paling penting, Huda meninggal saat menjalankan tugasnya di lapangan," jelasnya.

Sementara itu, Chief Marketing Officer GO-JEK Indonesia, Piotr Jakubowski mengaku kagum dengan dedikasi almarhum Choirul Huda terhadap tim Persela. Piotr mengungkapkan pihaknya merasa terpanggil untuk memberikan penghormatan kepada almarhum, bukan hanya karena GO-JEK merupakan sponsor resmi Liga 1 dan Persela. 

"Karena ada keterikatan emosi tersendiri saat beliau mengenakan logo GO-JEK di dada kanan saat laga terakhirnya. Hal ini membuat kami bangga. Kami percaya semangat beliau akan selalu menginspirasi para pemain bola lainnya. Dan saya datang ke Lamongan juga karena alasan kemanusiaan," kata Poitr.

Diketahui, Choirul Huda menghembuskan nafas terakhir saat mengawal gawang Persela menjamu Semen Padang, (15/10/17). Ia mengalami cedera serius ketika melakukan penyelamatan pada menit ke-44. Almarhum meninggal dunia setelah mendapat perawatan intensif di UGD RSUD dr Soegiri Lamongan.

Half Time Show, Pandemi Covid-19 Mencabut Nyawa Sepak Bola Indonesia