Dendi Santoso Mengaku Arema Kelelahan saat Ditahan Persela

Oleh Iwan Setiawan pada 21 Jan 2018, 12:45 WIB
Diperbarui 21 Jan 2018, 12:45 WIB
Dendi Santoso
Kapten tim Arema, Dendi Santoso mengaku pemain Singo Edan kelelahan di pengujung laga saat melawan Persela (20/1/2018). (Bola.com/Iwan Setiawan)

Bola.com, Malang - Kapten tim Arema FC, Dendi Santoso, buka suara terkait skor 2-2 saat melawan Persela Lamongan pada pertandingan pertama Grup E Piala Presiden 2018 di Stadion Gajayana, Malang, Sabtu malam (20/1/2018). Pelatih Arema, Joko 'Getuk' Susilo sempat uring-uringan di ruang ganti dan konferensi pers menyikapi hasil ini.

"Kami mengalami kekelahan karena harus bermain di lapangan yang berat. Saya juga kecewa setelah unggul dulu, tapi pertandingan berakhir dengan hasil imbang " kata Dendi.

Lapangan becek membuat stamina pemain Arema terkuras lebih cepat. Mengingat mereka terlihat begitu semangat pada menit awal dan sempat memimpin dua gol lebih dulu lewat Thiago Furtuoso dan Dendi Santoso.

Pelatih Arema beberapa kali berteriak dari pinggir lapangan agar pemain menurunkan tempo di lapangan. Namun, hal itu tidak berjalan lancar. Arema mencoba tetap tampil cepat dan kehabisan stamina 10 menit jelang akhir pertandingan sehingga mereka kecolongan dua gol.

Dendi merasa terpukul dengan hasil imbang tersebut karena dia sempat semringah saat mencetak gol kedua Arema. Namun, di akhir pertandingan dia harus tertunduk saat memasuki ruang ganti mengingat Arema lebih diunggulkan dalam pertandingan itu.

Selain bermain di kandang sendiri, mereka juga unggul komposisi pemain. Saat Persela masih melakukan seleksi, Arema sudah memiliki skuat yang tergolong komplet.

Hanya, ada empat pemain muda yang harus mengikuti pemusatan latihan bersama Timnas Indonesia U-23, yakni Kartika Ajie, Bagas Adi, Hanif Sjahbandi, dan Ahmad Nur Hardianto. Namun, hal itu tidak bisa jadi alasan karena Arema sudah pernah bermain tanpa empat pemain tersebut.

Sebagai kapten, Dendi mendapat pelajaran agar lebih sempurna untuk mengingatkan rekannya di lapangan agar bermain sesuai instruksi pelatih.

Jika ditarik ke belakang dari persiapan Arema, sebenarnya ada masalah dalam program yang sudah disusun. Pekan ini Arema masih menjalani sesi latihan dua kali sehari. Pagi di pusat kebugaran, sedangkan sore harinya di lapangan.

Namun, dua hari menjelang pertandingan, Arema batal latihan karena hujan deras mengguyur Lapangan Abdulrachman Saleh sehingga kondisi fisik pemain Arema memang belum maksimal hingga saat ini.