Siuman, Kiper Bhayangkara FC: Kepala Masih Sakit

Oleh Muhammad Adiyaksa pada 28 Jan 2018, 14:12 WIB
Diperbarui 28 Jan 2018, 14:12 WIB
Pemain Bhayangkara FC Siap Bela Timnas Indonesia
Penjaga gawang Bhayangkara FC, Awan Setho Rahardjo (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Jakarta Kondisi penjaga gawang Bhayangkara FC, Awan Setho Raharjo mulai membaik membaik. Saat ini, keadaan kiper berusia 20 tahun tersebut telah siuman.

Awan mengalami insiden ketika Bhayangkara FC melawan FC Tokyo di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (27/1/2018). Saat itu, mantan kiper PSIS Semarang ini mengalami benturan keras dengan Diego Oliveira.

 

Kejadian tersebut bermula ketika Awan Setho keluar dari sarangnya untuk menangkap bola liar. Dari arah berlawanan, Diego juga berlari mengejar bola dengan kecepatan tinggi.

Tabrakan antara keduanya pun tidak dapat dihindarkan. Naasnya, kaki Diego menghantam kepala Awan Setho, atau tepatnya pada bagian leher dan rahangnya.

Alhasil, Awan terkapar di atas lapangan. Bahkan, kiper Timnas Indonesia U-23 ini sampai harus dilarikan ke Rumah Sakit Angkatan Laut Dr. Mintohardjo, Jakarta Pusat.

 

2 dari 3 halaman

Lewati Masa Kritis

Awan Setho kiper Bhayangkara FC dievakuasi setelah insiden tabrakan dengan pemain FC Tokyo dalam laga persahabatan yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta pada Sabtu (27/1/2018). (Bola.com/Peksi Cahyo)

PSSI melalui akun Twitter resminya memberikan perkembangan kondisi Awan pasca insiden tersebut. Awan dikatakan telah melewati masa kritis.

"Penjaga gawang Tim Nasional U-23, Awan Setho Raharjo, telah melewati masa kritis. Awan mengalami benturan keras saat berusaha mengamankan bola pada laga Bhayangkara FC kontra FC Tokyo di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Sabtu (27/1/2018)," tulis PSSI.

"Pemeriksaan mulai dari rontgen leher, kepala, CT scan kepala, hingga MRI sudah dilakukan. Menurut dokter tim Bhayangkara FC, dr. Alfan, pihaknya masih berkonsultasi dengan dokter bedah saraf soal hasil pemeriksaan, serta berapa lama Awan menjalani masa pemulihan," lanjut pernyataan tersebut.

3 dari 3 halaman

Masih Mengalami Rasa Sakit

Kabar baiknya, Awan telah siuman. Namun, masih ada trauma di kepalanya selepas insiden tersebut.

"Kondisi sudah siuman. Masih dirawat dan belum boleh pulang. Keadaan sudah membaik tapi kepala masih sakit soalnya memar dalam," ujar Awat lewan pesan singkat kepada Liputan6.com, Minggu (28/1/2018).

Lanjutkan Membaca ↓