Persija Bantai JDT, Riko Simanjuntak Belajar dari Kekalahan

Oleh Ahmad Fawwaz Usman pada 11 Apr 2018, 22:08 WIB
Diperbarui 11 Apr 2018, 22:08 WIB
Persija Vs JDT
Gelandang Persija, Riko Simanjuntak (kanan) berebut bola dengan pemain Johor Darul Takzim pada lanjutan penyisihan Grup H Piala Asia 2018 di Stadion GBK, Jakarta, Selasa (10/4). Babak pertama Persija unggul 3-0. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Jakarta Kemenangan 4-0 atas Johor Darul Ta'zim (JDT) jadi ajang pembuktikan kualitas Persija Jakarta saat tampil dengan kekuatan penuh. Maklum, sebelumnya Macan Kemayoran sempat tumbang di tangan JDT dengan skor telak.

Satu-satunya kekalahan Persija di Grup H AFC Cup 2018 itu didapat saat ia melakoni laga perdana di markas JDT. Tim Macan Kemayoran yang saat itu tak diperkuat para pemain terbaiknya takluk tiga gol tanpa balas.

Saat itu, pelatih Stefano 'Teco' Cugurra memang harus mengambil keputusan sulit. Pasalnya, tak sampai tiga hari usai melawan JDT, mereka harus melawan Bali United pada final Piala Presiden. Akhirnya Teco memutuskan untuk tidak membawa semua pemain terbaiknya.

Saat itu, Persija tak membawa pemain-pemain seperti Marko Simic, Ismed Sofyan, Rohit Chand, Ramdani Lestaluhu, hingga Maman Abdurahman. Sedangkan Riko Simanjuntak tampil sebagai pengganti Marko Markus Kabiay di menit ke-62.

"Ya kami belajar dari kekalahan saat di Johor. Pelatih juga sangat memberikan motivasi dan kita latihan strategi khusus buat melawan Johor. Untungnya kami berhasil menjalankan strategi yang diberikan pelatih," ujar Riko.

 

2 dari 3 halaman

Pujian Khusus

Persija Jakarta, Johor Darul Ta'zim, Piala AFC 2018
Gaya pemain Persija Jakarta, Riko Simanjuntak (tengah mengecoh dua pemain JDT pada laga Piala AFC 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (10/4/2018). Persija Jakarta menang 4-0. (Bola.com/Nick Hanoatubun)

Riko sendiri jadi pemain yang mendapat pujian khusus dari pelatih JDT, Raul Longhi Aizpun. Pemain berusia 26 tahun itu memang tak menyumbang gol dalam kemenangan 4-0 tim Macan Kemayoran, tapi ia tetap memiliki kontribusi penting.

Pertama adalah assist yang diberikan kepada Simic di menit kedelapan. Lalu, ia juga yang membuat Persija mendapat hadiah penalti di menit ke-87. Senjata andalan Riko adalah kecepatan dan daya tahan tubuhnya saat mendapatkan tekel dari para lawan.

"Soal pujian dari pelatih Johor itu patut disyukuri. Bagi saya, semua pertandingan ini seperti final. Soal mengatasi rasa lelah, saya paling istirahat, makan, dan latihan saja, tidak ada yang lain," jelas mantan pemain Semen Padang FC itu.

 

3 dari 3 halaman

Klasemen Grup H AFC Cup 2018

Tim/Main/Menang/Seri/Kalah/Gol/Kebobolan/Selisih Gol/Poin

1. Persija: 5 / 3 / 1 / 1 / 9 / 4 / +5 / 10

2. SLNA: 5 / 3 / 1 / 1 / 6 / 2 / +4 / 10

3. JDT: 5 / 2 / 1 / 2 / 5 / 7 / -2 / 7

4. Tampines: 5 / 0 / 1 / 4 / 3 / 10 / -7 / 1

Lanjutkan Membaca ↓
Half Time Show, Menuju Piala Menpora dan Bagaimana Sepak Bola Tanpa Penonton?