Manajer Madura United Sebut Cristian Gonzales Belum Penuhi Syarat Hengkang

Oleh Aditya Wany pada 21 Apr 2018, 05:30 WIB
Diperbarui 21 Apr 2018, 05:30 WIB
Cristian Gonzales
Cristian Gonzales bersama pelatih Madura United, Milomir Seslija. (Bola.com/Aditya Wany)

Bola.com, Bangkalan - Madura United memang secara resmi telah memutus kontrak striker Cristian Gonzales. Mereka juga membiarkan pemain berjulukan El Loco itu untuk bergabung dengan PSS Sleman.

Namun, sebelumnya akhirnya membuat keputusan tersebut, manajer Madura United, Haruna Soemitro, telah memberikan syarat untuknya. Dia ingin Gonzales menghadap langsung dan berpamitan.

"Dia tidak datang kepada saya. Bahkan, manajemen PSS sempat ingin mengantar dia ketemu saya, tapi dia menolak. Dia tidak menjadi pemain yang jantan dan punya profesionalitas," ujar Haruna.

Kekecewaan itu masih dirasakan Madura United. Haruna mengaku sempat mengagendakan pertemuan dengan Gonzales. Namun, striker 41 beralasan istrinya, Eva Gonzales, sedang sakit.

"Di saat bersamaan, dia dan istrinya malah ikut kampanye dengan salah satu calon Gubernur Jawa Timur. Ini jelas menjadi contoh yang tidak baik buat pemain lain," imbuh Haruna.

Sebenarnya dalam kontrak Gonzales menyebutkan dia tidak hanya akan menjadi pemain di Madura United selama musim ini. Striker berdarah Uruguay itu juga menjadi Brand Ambassador tim.

Rencana program sempat disusun dengan sosialisasi mencintai sepak bola dan Madura United, dengan Gonzales. Selain itu, ada satu peran lagi yang akan menjadi tugasnya.

Dia diproyeksikan bakal menjadi asisten pelatih sejak kehadiran pelatih kepala baru, Milomir Seslija. Namun, menurut Haruna, keluarga Gonzales merasa eks pemain Timnas Indonesia itu masih bisa menjadi pemain profesional.

"Madura United sudah siapkan program-program itu. Dia sendiri yang bilang ingin belajar menjadi pelatih dengan berperan sebagai asisten. Tapi, di usianya sekarang dia bilang masih kuat main," kata Haruna.