Pesepak Bola Belia Sumatra Utara Bersaing Berebut Tiket Berlatih di Belgia

Oleh Ario Yosia pada 11 Mei 2018, 16:02 WIB
Diperbarui 11 Mei 2018, 16:02 WIB
Seleksi pesepak bola muda AM Manajemen
AM Manajemen menggelar seleksi pesepak bola belia di Sumatra Utara. Pemain yang terpilih bakal berlatih di klub Belgia. (Bola.com/Dok. AM Manajemen)

Bola.com, Medan - Para pemain muda U-17 di Sumatra Utara mendapatkan peluang untuk berlatih di Eropa tepatnya, Belgia. Ini menyusul adanya kegiatan bertajuk From North Sumatra to Belgium yang diselenggarakan AM Manajemen bagi para pemain muda di provinsi yang banyak melahirkan pesepak bola hebat tersebut.

Untuk memilih para pemain yang diberangkatkan ke Belgia, AM Manajemen menggelar seleksi di berbagai daerah di Sumut. Ada enam daerah di Sumut yang menjadi tempat seleksi. Keenam daerah itu adalah Medan, Tebingtinggi, Kisaran, Padangsidimpuan, Sibolga, dan Dairi serta Sidikalang.

Seleksi di Medan sudah diselenggarakan pada Kamis (3/5/2018). Ada 296 pemain U-17 yang mengikuti seleksi di Lapangan PPLP Sumut.

Sedangkan di Tebingtinggi digelar pada 6 Mei, kemudian Kisaran pada (7 Mei), lalu Padangsidimpuan (9 Mei), Sibolga (10 Mei), dan Dairi serta Sidikalang (12 Mei).

"Kerja sama dengan AM Manajemen ini intinya sebagai bentuk kepedulian terhadap sepak bola Sumut. Jadi kami selenggarakan di enam daerah," kata Hendriyana, Koordinator Seleksi  Program From North Sumatra to Belgium.

"Kami ingin tunjukkan caranya melakukan pemanduan bakat yang baik. Harapannya suatu saat ada pemain itu diambil timnas, akademi, atau diminati tim luar negeri. Kami juga bekerja sama dengan pihak di Belgia untuk menampung pemain bertalenta dari Sumut," Hendriyana, menambahkan dalam rilis yang diterima Bola.com.

Nantinya dari setiap kota akan dibentuk tim, yang kemudian dipertandingkan secara khusus. Dalam pertandingan nanti akan dijaring sebanyak 18 pemain yang berpeluang dikirim ke Belgia untuk berlatih intensif.

"Untuk tempat dan jadwal pertandingan tim dari 6 kota, belum bisa diapstikan karena terkait Ramadan dan Idul Fitri dan Ramadan," ucap Hendriyana.

Untuk tempat dan klub di Belgia, Hendriyana mengungkapkan kerja sama dalam bentuk pelatihan. "Kami ingin sebuah tim, mereka belajar di sana, sekolah di sana, sehingga terbentuk tim yang solid,” kata Hendriyana.