PSS Ultimatum PT Liga Indonesia Baru perihal Status Cristian Gonzales

Oleh Ronald Seger Prabowo pada 22 Mei 2018, 17:30 WIB
Diperbarui 22 Mei 2018, 17:30 WIB
Cristian Gonzales
PSS Sleman terancam tak bisa menggunakan jasa Cristian Gonzales. (Bola.com/Ronald Seger)

Bola.com, Sleman - PSS Sleman tampaknya mulai kehabisan kesabaran terkait kasus yang menimpa Cristian Gonzales. Status striker yang biasa disapa El Loco itu mendadakdicabut PT Liga Indonesia Baru (LIB) sehingga tak bisa dimainkan kontra Persegres Gresik, dua pekan lalu.

Terkait kasus itu, manajemen tim Elang Jawa mengultimatum dan berencana menyomasi operator kompetisi yang mencabut status pemain bintangnya tersebut. Hal itu ditegaskan manajer PSS, Sismantoro.

"Kami telah berkomunikasi dengan tim pengacara untuk permasalahan ini. PSS berencana melayangkan somasi kepada pengelola liga yang mencabut pengesahan Gonzales main di PSS," ungkap Sismantoro, Selasa (22/5/2018).

Transfer kepindahan El Loco dari Madura United ke PSS menimbulkan masalah pelik. Manajer Madura United, Haruna Soemitro, menyebut mantan pemainnya itu keluar dari klubnya secara sepihak meski akhirnya manajemen Laskar Sape Kerab mengeluarkan surat peminjaman El Loco ke PSS.

Namun, dalam perjalanannya, pihak Gonzales meradang dan tidak terima pernyataan Haruna Soemitro hingga akhirnya berujung laporan ke Bareskrim Polri.

Bola panas pun berlanjut yang membuat Haruna Soemitro mencabut surat pinjaman El Loco ke PSS sehingga PT LIB pun melarang pemain asal Uruguay itu bertanding. Padahal, El Loco sudah dimainkan PSS dalam dua laga, di mana dia juga sudah mencetak gol selama diturunkan PSS.

"Kalau melihat kronologisnya kan cukup aneh, ketika operator melarang Gonzales bermain karena status peminjamannya dicabut klub lamanya. Padahal, kami sudah sesuai aturan mendaftarkan El Loco ke operator dan akhirnya mengesahkan statusnya sebagai pemain PSS," lanjut Sismantoro.

Selain itu, pihaknya juga akan membawa kasus tersebut ke Badan Arbitrase Olahraga Republik Indonesia (BAORI).

"Kami sudah berbicara dengan pengacara, nanti akan kami sampaikan ke media biar pengacara yang menjelaskan proses hukumnya," kata manajer PSS yang juga Lurah Candibinangun, Sleman, itu.

Lebih Dekat dengan Sandy Walsh (Part 2), Beragam Alasan untuk Bisa Bela Timnas Indonesia