Rifad Marasabessy Bergabung ke Skuat Timnas U-19, Ini Penjelasan Dokter Tim

Oleh Ronald Seger Prabowo pada 28 Mei 2018, 19:33 WIB
Diperbarui 28 Mei 2018, 19:33 WIB
Rifad Marasabessy, Timnas Indonesia U-19
Timnas Indonesia U-19, Rifad Marasabessy. (Bola.com/Ronald Seger Prabowo)

Bola.com, Solo - Timnas Indonesia U-19 kembali kedatangan pemain baru dalam rangkaian pemusatan latihan (TC) tahap pertama, yaitu bek Madura United, Rifad Marasabessy.  Sang pemain sudah ikut berlatih dengan rekan setimnya di Stadion Manahan, Solo, Minggu (27/5/2018) malam.

Kehadiran pemain asal Tulehu itu cukup mengejutkan mengingat dia tak masuk dalam 28 personel yang mengikuti TC tahap pertama. Saat itu, Rifad dalam masa pemulihan setelah mengalami cedera ligamen.

Dokter Timnas U-19, Ifran Akhmad, menjelaskan kondisi cedera Rifad menunjukkan perkembangan positif. Bahkan, kondisinya membaik setelah mulai berlatih bersama para pemain lain.

"Sejauh ini masih masuk tahapan fisioterapis. Kami belum bisa meramalkan sampai kapan proses itu. Namun Rifad menunjukkan perkembangan yang cukup positif dengan pemulihan cederanya," ungkap Ifran.

Dokter asal Nusa Tenggara Barat (NTB) itu masih membatasi beberapa pergerakan Rifad. Menurutnya, Rifad masih dalam tahap mengembalikan trauma cedera. "Jadi masih ada gerakan yang harus dibatasi. Terus kami pantau kondisinya selama berlatih untuk berjaga-jaga," ujar dia.

Disinggung soal kemungkinan Rifad bisa tampil di Piala AFF U-18, Ifran belum bisa memastikan. Rifad masih terus dipantau hingga pemusatan latihan tahap kedua yang akan berlangsung setelah Lebaran.

"Setelah TC tahap kedua nanti akan kami laporkan perkembangan kondisinya ke coach Indra. Untuk dibawa atau tidak keputusan ada di pelatih," tegasnya.

Kembali berlatihnya Rifad Marasabessy membuat tim pelatih lega. Pemain kelahiran 7 Juli 1999 itu merupakan andalan sektor bek kanan Timnas Indonesia U-19. Apalagi, Timnas Garuda Nusantara sudah kehilangan sang kapten, Rahmat Irianto yang mengalami cedera telapak kaki dan harus absen selama tiga bulan.

Lebih Dekat dengan Sandy Walsh (Part 1), Cerita Hidung Berdarah karena Romelu Lukaku