Uji Coba Kedua Lawan Thailand, Timnas Indonesia U-23 Rotasi Kiper

Oleh Muhammad Adiyaksa pada 02 Jun 2018, 20:24 WIB
Awan Setho

Jakarta Pelatih Timnas Indonesia U-23, Luis Milla Aspas buka peluang rotasi kiper saat kembali menghadapi Thailand di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Minggu (3/6/2018). Saat ini, slot penjaga gawang skuat dihuni Awan Setho Raharjo, Teja Paku Alam, dan Muhammad Ridho Djazulie.

Awan Setho mengawal gawang Timnas Indonesia U-23kala pertama kali meladeni Thailand, 31 Mei 2018 lalu. Saat itu Garuda Muda takluk 1-2.

Ketika bertemu Thailand pada uji tanding kedua, Milla berencana untuk menguji kualitas Teja maupun Ridho. Arsitek asal Spanyol tersebut tidak terlalu puas dengan penampilan Awan Setho yang kebobolan dua gol.

"Kiper kemungkinan akan kita coba lagi. Teja dan Ridho kemungkinan akan kita coba," ujar asisten pelatih Timnas Indonesia U-23, Bima Sakti Tukiman yang menjadi perpanjangan lidah Milla saat memberikan komentar kepada wartawan.

Teja dan Ridho merupakan dua dari enam pemain senior di Timnas Indonesia U-23. Pada slot kiper, Milla kemungkinan akan menyertakan personil di luar U-23 untuk Asian Games 2018. Pada perhelatan multi cabang itu, setiap tim diperbolehkan membawa tiga pemain senior.

2 of 3

Mental Sudah Bagus

Hadapi Thailand U-23, Timnas Indonesia U-23 Didukung Pemain Senior
Penjaga gawang Timnas Indonesia U-23, Awan Setho R beruisaha menahan gerakan Alberto Goncalves saat latihan di Lapangan B Kompleks GBK, Jakarta, Rabu (30/5). Indonesia U-23 akan melakoni uji coba melawan Thailand U-23. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Perkara mental bukan penyebab kekalahan 1-2 Timnas Indonesia U-23 dari Thailand. Pada partai itu, Febri Hariyadi dan kawan-kawan sempat unggul lebih dulu sebelum keadaan berbalik.

"Tidak ada masalah (mental). Pemain sudah bermain maksimal, sudah bagus tinggal masalah detail saja kata Milla. Prinsip-prinsip kecil yang harus kami perbaiki," kata Bima.

3 of 3

Bertarung Sejak Awal

Pada uji tanding melawan Thailand yang kedua, Bima berjanji anak buahnya bakal bertarung maksimal sejak awal. Arsitek berusia 42 tahun tersebut tidak ingin kembali kecolongan.

"Kita akan bermain di venue yang berbeda. Yang pasti, Pakansari suasana akan berbeda, lapangan jua lebih familiar. Akan mulai dari menit awal bermain fight," tutur Bima.

 

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓