Ini Penyebab Arema Gagal Mendaratkan Striker Naturalisasi Bahrain

Oleh Iwan Setiawan pada 03 Agu 2018, 18:15 WIB
Diperbarui 03 Agu 2018, 18:15 WIB
Arema FC Logo
Arema FC Logo (Bola.com/Adreanus Titus)

Bola.com, Malang - Manajemen Arema FC buka suara terkait striker asing Asia Jaycee John. Pemain naturalisasi Bahrain itu santer dikabarkan sudah deal dengan tim Singo Edan. Namun, Arema menegaskan jika akhirnya mereka gagal mendapatkan tanda tangan striker jangkung kelahiran Nigeria tersebut.

Media Officer Arema, Sudarmaji menjelaskan kronologi manajemen melakukan pendekatan dengan Jaycee. Bermula dari tawaran agen, Arema langsung melakukan pembicaraan pada 17 Juli. Manajemen bergerak cepat karena pelatih Milan Petrovic juga cocok dengan karakter bermainnya. 

"Sepuluh hari berkomunikasi, progres positif didapatkan Arema pada 27 Juli. Sehingga penawaran kontrak Arema dikirimkan kepada Jaycee," jelasnya, Jumat (3/8/2018).

Dalam penawaran tersebut, Arema sudah setuju soal nilai kontrak yang tergolong fantastis. Ditaksir mencapai 7 miliar rupiah. Selain itu, beragam bonus juga disertakan secara detail. Seperti bonus gol, assist, juara hingga player images. Baru kali ini Arema memberikan penawaran seperti itu untuk pemain asing.

"Pada 31 Juli, pihak Jaycee sudah mengirimkan foto paspor dan surat jika dia statusnya sekarang free transfee. Surat tersebut diterbitkan oleh mantan klubnya, Air Force, Thailand. Hari itu juga Jaycee minta beberapa revisi hingga lima kali perihal detail lampiran kontrak. Arema pun memenuhinya," kata pria asal Banyuwangi itu.

Ujungnya, pada 1 Agustus Arema mengirimkan kontrak resmi kepada Jaycee untuk ditandatangani. Bersamaan dengan itu, Arema juga mendaftarkannya ke operator kompetisi sekaligus mengurus ITC (International Transfer Certificate).

"Namun, pendaftaran itu statusnya masih pending karena masih menunggu sebuah dokumen kunci, yaitu kontrak yang sudah ditandatangani Jaycee. Kebetulan pemain ini memang belum bisa ke Indonesia karena ada urusan keluarga di tanah kelahirannya, Nigeria," sambung Sudarmaji.

 

2 dari 2 halaman

Kandidat Lain dari Jepang

Arema pun menunggu kabar dari agen Jaycee hingga semalam. Tapi kabar baik tidak kunjung datang. "Agen Jaycee pun menyerah pada pukul 21.00 malam. Karena tidak ada jawaban lagi dari sang pemain," lanjutnya.

Sebenarnya, Arema mengaku punya satu kandidat striker lain asal Jepang. Namun komunikasi sudah terputus pada 27 Juli, bersamaan dengan respon positif Jaycee untuk bersedia ke Arema.

"Kami lupa dengan nama pemain Jepang itu. Tapi sudah tidak ada waktu lagi untuk menghubunginya karena Arema prioritaskan Jaycee. Kabarnya, Jaycee juga sedang didekati oleh klub luar negeri lainnya. Mungkin saat ini Arema belum berjodoh dengannya," pungkasnya.

Dengan begitu, Arema akan memaksimalkan striker lokal yang ada dalam sisa putaran kedua Liga 1. Milan sendiri mengaku bisa menerima kenyataan ini. Karena manajemen sudah berjuang untuk melakukan pendekatan.

Sebagai solusi, saat ini kapten tim Hamka Hamzah terus diasah sebagai targetman. Sejak awal pekan ini, Hamka tidak lagi disiapkan sebagai stoper, melainkan striker murni.

Lanjutkan Membaca ↓
Lebih Dekat dengan Sandy Walsh (Part 2), Beragam Alasan untuk Bisa Bela Timnas Indonesia