Setelah Hamka Hamzah, Arema Berikan Peran Baru untuk Arthur Cunha

Oleh Iwan Setiawan pada 08 Agu 2018, 15:30 WIB
Arema FC

Bola.com, Malang - Pelatih Arema FC, Milan Petrovic, terus melakukan improvisasi pada skuatnya. Setelah kapten tim Hamka Hamzah dijadikan striker, kini ada satu pemain lagi yang dicoba dalam posisi lain, yakni stoper asal Brasil, Arthur Cunha da Rocha.

Pada sesi latihan di Lapangan Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang, Selasa (7/8/2018), Arthur dijajal sebagai gelandang bertahan sedangkan posisi stoper diisi Hamka. Hal itu lantaran Hamka dianggap kurang maksimal saat ditugaskan jadi striker dalam pertandingan melawan Persija Jakarta (5/8/2018).

"Kami masih coba beberapa skema baru. Tujuannya untuk membuat tim ini lebih baik," kata Milan.

Namun, pelatih asal Slovenia ini tidak menjelaskan secara detail tentang alasannya memilih Arthur jadi gelandang bertahan menemani Hendro Siswanto. Padahal, masih ada beberapa pemain yang posisi aslinya adalah gelandang bertahan, seperti Juan Revi dan Jayus Hariono.

"Kami ingin selalu ada perubahan yang bisa jadi kejutan karena semua tim mengamati permainan Arema," katanya.

Jika dianalisis, Milan ingin membuat pertahanan yang lebih solid mengingat dalam dua pertandingan terakhir, gawang Arema kebobolan lima gol. Padahal, di putaran kedua, Arema sudah mendatangkan dua pemain belakang berpengalaman. Hamka Hamzah dan Alfin Tuasalamony.

Peran Arthur sebagai gelandang bertahan dimatangkan dalam sesi uji coba sore ini melawan Persekam Metro FC di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Rabu (8/8/2018).

Diprediksi mantan pemain Mitra Kukar itu tidak kesulitan bermain di posisi gelandang bertahan. Namun, dia tetap butuh adaptasi untuk berkolaborasi dengan pemain lain di lini tengah seperti Hendro Siswanto karena tugas di lapangan sekarang tidak hanya menjaga striker lawan tetapi juga mengalirkan bola ke depan.

Jika Arthur tampil apik dalam uji coba Arema sore ini, saat melawan Borneo FC, Sabtu (11/8/2018), kemungkinan besar dia bakal bermain di depan Israel dan Hamka. Sebuah perjudian, karena jika gagal menang, kritikan akan mengalir pada Milan.