Persebaya Resmi Menunjuk Manajer Baru

Oleh Aditya Wany pada 21 Agu 2018, 19:15 WIB
Diperbarui 23 Agu 2018, 18:16 WIB
Candra Wahyudi

Bola.com, Surabaya - Persebaya Surabaya secara resmi menunjuk sosok baru sebagai manajer tim. Presiden Persebaya, Azrul Ananda, mengumumkan penunjukan Candra Wahyudi untuk menduduki jabatan itu, Selasa (21/8/2018).

Candra Wahyudi bakal mengisi jabatan manajer yang telah ditinggalkan Chairul Basalamah. Chairul dipindahtugaskan di saat yang bersamaan dengan dilepasnya Angel Alfredo Vera sebagai pelatih kepala.

"Persebaya sedang menjalani fase yang sangat krusial dalam membangun fondasi jangka panjang. Tidak boleh emosional dan harus mengutamakan stabilitas," kata Azrul dalam rilis yang diterima Bola.com.

"Candra Wahyudi merupakan bagian dari tim yang menyukseskan Persebaya menjadi juara Liga 2 dan kembali ke Liga 1, dengan pengalaman dan pengetahuan sepak bola yang tidak perlu diragukan lagi."

"Terima kasih telah bersedia kembali membantu Persebaya untuk bekerja membangun tim, menuntaskan musim 2018 sebaik-baiknya dan menyiapkan program lanjutan yang sustainable untuk Persebaya Selamanya," jelas Azrul.

Candra memang bukan nama baru dalam jajaran manajemen Persebaya. Dia ikut membangun tim sejak pembentukan pada awal musim lalu sebagai direktur tim selama Liga 2 2017.

Di sisi lain, pergantian manajer ini tidak diperkenankan PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator Liga 1. Apalagi, Candra juga belum mengantongi sertifikat manajer tim untuk klub Liga 1.

Namun, PT LIB tidak mempermasalahkan hal ini. Tidak ada sanksi yang bakal didapat Persebaya, selama Budi Dharma Wibawa yang menjabat asisten manajer Persebaya, berada di bangku pemain cadangan saat pertandingan.

"Itu adalah masalah internal Persebaya. Pokoknya sesuai regulasi, yang duduk di bench harus sudah mengikuti proses lisensi yang dilakukan PT LIB. Di Persebaya kan ada asisten manajer, selama dia yang duduk di bench, tidak masalah, tidak kena denda," jelas Tigorshalom Boboy, Chief Operating Officer PT LIB.

Sejumlah perombakan mulai dilakukan Persebaya untuk melakukan perbaikan. Kini, tinggal jabatan pelatih kepala yang masih lowong dan tinggal menunggu waktu untuk melakukan penunjukan dan pengumuman.