Arema Tak Akan Memaksa Arthur Cunha Main Melawan Persib

Oleh Iwan Setiawan pada 31 Agu 2018, 19:30 WIB
Diperbarui 02 Sep 2018, 19:15 WIB
Arthur Cunha

Bola.com, Malang - Pelatih Arema FC, Milan Petrovic semakin resah. Itu tak lain karena problem krisis stoper yang kini tengah dialami tim berjuluk Singo Edan tersebut.

Hingga sesi latihan Jumat (31/8/2018) tadi di Lapangan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Milan hanya punya Hamka Hamzah dan Israel Wamiau yang berposisi asli sebagai stoper.

Sedangkan Arthur Cunha dan Purwaka Yudi hanya latihan ringan sambil mengelilingi lapangan. Untuk Purwaka, memang sudah tidak bisa diharapkan lagi untuk diturunkan melawan Persib dalam lanjutan Liga 1 bersama Bukalapak (13/9/2018). Purwaka masih dalam proses penguatan lutut yang sempat mengalami cedera lumayah parah.

Sementara, Arthur Cunha sempat diharapkan bisa bermain melawan Persib karena cederanya bisa dibilang sedikit lebih ringan, yakni hamstring di paha kanan.

Tapi, indikasi Arthur tidak bisa bermain lawan Persib semakin menguat. Sejak Arema menggelar latihan pada 19 Agustus, dia sudah tidak bisa gabung dengan skuat utama.

Padahal selama ini Arthur selalu jadi pilihan utama di sektor pertahanan. “Saya belum bisa pastikan Arthur apakah bisa main lawan Persib. Karena tidak bisa juga saya paksakan dia. Lebih baik istirahat dulu dan menunggu satu sampai dua pertandingan kedepan,” kata Milan.

Arema pada Sabtu (1/9/2018) akan menjalani uji coba melawan Perseru Serui di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang. Arthur tentu hanya sebagai penonton dalam laga ini.

Lantas siapa pelapis dari Hamka dan Wamiau? Milan juga kesulitan menjawab pertanyaan itu. Tapi dalam sesi latihan, dia mencoba striker muda Dalmiansyah Matutu menjadi stoper.

Hanya, Milan justru menyebut nama lain yang bisa jadi solusi stoper dadakan, yakni Jayus Hariono yang posisinya sebagai gelandang bertahan.

“Saya juga sedang mencari solusi untuk stoper pelapis. Mungkin Jayus atau pemain lainnya. Tapi akan saya lihat dulu dalam ujicoba nanti seperti apa,” imbuh pelatih Arema asal Slovenia itu.