Ini Daftar Suporter Persib dan Persija yang Tewas sejak 2012

Oleh Harley.Ikhsan pada 23 Sep 2018, 22:44 WIB
Diperbarui 23 Sep 2018, 22:44 WIB
Ilustrasi pengeroyokan
Ilustrasi pengeroyokan. (Liputan6.com/M.Iqbal)

Jakarta - Sengitnya rivalitas Persib Bandung dan Persija Jakarta kembali memakan nyawa. Haringga Sirilla menjadi korban keenam yang tewas menyusul persaingan dua klub itu sejak 2012.

Pemuda berusia 23 tahun itu dikeroyok massa jelang duel Persib dan Persija di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Minggu (23/9/2018).

Save our Soccer menemukan ada enam pendukung Persib dan Persija yang menemui ajal. Mereka adalah:

1. Rangga Cipta Nugraha, 22 tahun (bobotoh), 27-5-2012

2. Lazuardi, 29 tahun (bobotoh), 27-5-2012

3. Dani Maulana, 17 tahun (bobotoh) 27-5-2012

4. Gilang, 24 tahun (The Jakmania), 6-11-2016

5. Harun Al Rasyid Lestaluhu alias Ambon, 30 tahun (The Jakmania), 6-11-2016

6. Haringga Sirilla, 23 tahun (The Jakmania)

2 dari 3 halaman

Dikeroyok Massa

Aksi The Jakmania
Para suporter Persija, The Jakmania, melakukan aksi seribu lilin dan tabur bunga untuk mengenang anggotanya Muhammad Fahreza yang meninggal diduga akibat tindak kekerasan di SUGBK, Jakarta, Senin (16/5/2016). (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

Menurut keterangan kepolisian, Haringga Sirilla dikejar massa di luar GBLA tepatnya di area parkir gerbang biru. Orang-orang tersebut berteriak bahwa pemuda yang dikejar adalah pendukung Persija Jakarta.

Korban yang dikejar sempat meminta tolong kepada tukang bakso. Namun, massa mengeroyok korban dengan menggunakan balok kayu, piring, botol, dan benda-benda lainnya sehingga meninggal dunia.

3 dari 3 halaman

Penyelidikan Polisi

Ditemui terpisah, Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Irman Sugeman membenarkan adanya tindakan pengeroyokan yang berakibat korban meninggal dunia.

"Memang ada insiden pengeroyokan tepatnya di luar stadion atau di lapangan parkir. Katanya meninggal," ujar Irman di Stadion GBLA Gedebage Kota Bandung.

Meski demikian, Irman mengaku belum mengetahui secara pasti kronologis dari peristiwa pengeroyokan tersebut.

"Kasatreskrim sedang mendalami. Tapi sudah ada beberapa orang telah kami amankan. Sedang kami lakukan pemeriksaan intensif sebagai saksi supaya bisa diketahui motifnya. Mudah-mudahan pelaku sudah kami tangkap," harapnya.

Berdasar informasi tambahan dari polisi, setelah mengamati ciri-ciri tersangka, anggota Satreskrim melaksanakan penyisiran. Mereka menangkap enam orang yang diduga tersangka dan satu orang sebagai saksi kunci.

 

Sumber: Liputan6.com

Lanjutkan Membaca ↓