Ketum The Jakmania: Perdamaian Harus dari Kesadaran Diri

Oleh Benediktus Gerendo Pradigdo pada 28 Sep 2018, 21:45 WIB
Diperbarui 28 Sep 2018, 21:45 WIB
Sepak Bola Indonesia Berbenah
Ketua Umum The Jakmania, Ferry Indrasjarief, menegaskan perdamaian harus dari kesadaran diri. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

Bola.com, Jakarta - Ketua PP The Jakmania, Ferry Indrasjarief, tidak bosan mengampanyekan perdamaian antarkelompok suporter. Ferry menegaskan perdamaian tersebut harus dimulai dari kesadaran masing-masing individu.

Ferry Indrasjarief menjelaskan pihaknya terus mengusahakan perdamaian dengan memulai dari diri sendiri. Satu upaya yang saat ini terus dilakukan adalah dengan menghilangkan lagu berlirik kebencian terhadap kelompok suporter tertentu.

Namun, Ferry juga sudah lama mengakui upaya perdamaian itu tidak mudah untuk diwujudkan. Ia menegaskan perdamaian baru akan terwujud jika berawal dari kesadaran.

"Perdamaian itu harus berawal dari kesadaran. Saya tidak mau memberikan instruksi seperti dari atas. Kami beberapa kali meminta tanda tangan nota perdamaian, faktanya, di bawah masih tidak mau," ujar Ferry seusai silaturahmi manajemen Persija dan The Jakmania.

Namun, pria yang akrab disapa Bung Ferry itu mengapresiasi upaya perdamaian yang sudah dilakukan The Jakmania dan bobotoh di daerah perbatasan atau yang kerap disebut sebagai "Jalur Gaza".

"Alhamdullilah, beberapa wilayah di luar Jakarta, bahkan di luar Pulau Jawa sudah menghubungi saya. Ada yang mengatakan di daerah mereka ingin ada aksi damai, dan tentu saya persilakan," ungkap Ferry.

"Jadi, daerah yang memang sudah siap berdamai, silakan lebih dulu, tunjukkan, dan kampanyekan supaya The Jakmania yang belum berdamai akhirnya malu dan mau mengikuti. Ada beberapa tempat yang sudah duduk bareng dan menunjukkan mereka bisa berdampingan dengan bobotoh," lanjutnya.