Aremania Persilahkan Bonek ke Malang, Persebaya Masih Pikir-pikir

Oleh Aditya Wany pada 04 Okt 2018, 07:00 WIB
Diperbarui 04 Okt 2018, 07:00 WIB
Dukungan Aremania saat Away
Bonek khas dari suporter Arema FC, Aremania, terpasang saat laga Liga 1 melawan Persija Jakarta di SUGBK, Jakarta, Sabtu (31/3/2018). Persija menangn 3-1 atas Arema FC. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

Bola.com, Surabaya - Persebaya Surabaya bakal bertandang ke markas Arema FC dalam lanjutan Gojek Liga 1 bersama Bukalapak di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (6/10/2018). Duel bertajuk Derbi Jatim ini masih dalam situasi panas setelah insiden kematian Haringga Sirla jelang pertemuan Persib versus Persija di Stadion GBLA, Minggu (23/9/2018).

Selama ini, suporter kedua tim, Aremania dan Bonek, dikenal masih dalam rivalitas tinggi. Faktor keamanan menjadi sorotan khusus agar insiden kematian Haringga tidak terulang kembali.

Manajer Persebaya, Candra Wahyudi, tidak mau ambil pusing soal situasi yang bakal dihadapi para pemainnya. Dia bakal menyerahkan urusan kemanan kepada panpel Arema yang jelas siap menggelar pertandingan.

“Yang jadi sorotan kami adalah isu keamanan. Kami percaya manajemen Arema pasti menyiapkan keamanan yang bagus untuk tim Persebaya. Kami berharap juga kedewasaan teman-teman bonek untuk menjaga diri agar tidak terpancing provokasi,” ungkap pria kelahiran Bojonegoro itu.

Berkaca pada putaran pertama, panpel Persebaya tidak menyediakan kuota untuk Aremania di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya (6/5/2018). Upaya itu dilakukan agar tidak lagi melahirkan gesekan antarsuporter.

“Dulu di putaran pertama kami tidak memberikan kuota, sekarang kita harus menghormati itu. Kejadian di Bandung harus menjadi peringatan pihak keamanan harus benar-benar menjaga dengan baik,” imbuh Candra.

Beberapa kelompok Aremania sudah bisa membuka dengan lapang dada seandainya Bonek mau hadir ke Malang di pertandingan nanti. Namun, banyak pula yang masih belum bisa menerima jika keduanya benar-benar dalam suasana dingin.

“Kami harus memutuskan dalam satu atau dua hari, belajar membaca situasi juga seperti apa. Situasinya belum bisa kami pastikan apakah sudah membaik. Teman-teman panpel Arema pasti tahu yang terbaik,” ucap Candra.